Majalah Farmasetika- Eskalasi konflik di Timur Tengah yang memuncak pada awal Maret 2026 bukan sekadar berita politik internasional. Bagi dunia kefarmasian Indonesia, ketegangan ini adalah “alarm” keras bagi ketahanan kesehatan nasional. Dengan penutupan Selat Hormuz dan gangguan di Laut Merah, jalur distribusi obat dan bahan baku obat (BBO) dunia kini …
Read More »Artificial Intelligence dalam Medication Therapy Management: Ancaman atau Peluang Strategis bagi Apoteker?
Majalah Farmasetika – Transformasi digital dalam layanan kesehatan berkembang jauh lebih cepat dibanding kesiapan regulasi dan adaptasi profesi. Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi sebatas alat bantu administratif, melainkan telah masuk ke ranah pengambilan keputusan klinis—termasuk dalam Medication Therapy Management (MTM). Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan digunakan dalam praktik …
Read More »Salah Kaprah Nomenklatur D3 Apoteker dan Risiko Reduksi Profesi Kesehatan
Majalah Farmasetika – Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan antara kebijakan pendidikan tinggi, pemetaan sumber daya manusia, dan penyederhanaan administrasi yang—tanpa disadari—menyentuh wilayah profesi kesehatan. Ketika istilah administratif mulai dipahami sebagai identitas profesi, yang dipertaruhkan bukan sekadar ketepatan bahasa, melainkan kejelasan peran klinis apoteker …
Read More »Dari Laboratorium ke Harapan Pasien: Perjalanan Taletrectinib sebagai Obat Antikanker
Majalah Farmasetika-Taletrectinib merupakan generasi baru dari Tyrosine Kinase Inhibitor (TKI) yang baru saja disetujui oleh U.S Food and Drug Administration (FDA) pada Juni 2025 untuk terapi non-small cell lung cancer (NSCLC) ROS1-positif stadium lanjut atau metastatik. Obat ini dirancang untuk menghambat sinyal abnormal dari ROS1 dan terbukti efektif untuk pasien …
Read More »Menakar Kelayakan Implementasi RPL TTK ke Profesi Apoteker
Majalah Farmasetika – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 49/PUU-XXII/2024 menyatakan bahwa Menyatakan Pasal 212 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai, “hanya diberlakukan bagi mahasiswa kesehatan program sarjana …
Read More »Pentingnya Peran Apoteker dalam Registrasi Obat di Aplikasi Asrot
Majalah Farmasetika – Obat tradisional telah digunakan secara turun-temurun sebagai alternatif atau pelengkap dalam pengobatan berbagai penyakit. Menurut Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No. 32 Tahun 2019, obat tradisional terdiri dari bahan alami seperti tumbuhan, hewan, dan mineral yang telah terbukti aman berdasarkan pengalaman penggunaan jangka panjang. Obat …
Read More »Mengapa Validasi Proses Penting di Industri Farmasi?
Majalah Farmasetika – Industri farmasi memiliki tanggung jawab besar dalam memproduksi obat yang aman, efektif, dan bermutu tinggi. Obat yang dikonsumsi oleh masyarakat harus memenuhi standar efikasi, keamanan, dan kualitas sesuai regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, industri farmasi wajib mematuhi prinsip Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dalam seluruh …
Read More »Pentingnya Peran Apoteker dalam Proses Inspeksi Diri di PBF untuk Menjamin Mutu Obat
Majalah Farmasetika – Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah perusahaan berbadan hukum yang bertanggung jawab atas pengadaan, penyimpanan, dan distribusi obat dalam jumlah besar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Karena distribusi obat merupakan bagian dari pekerjaan kefarmasian, peran apoteker di PBF menjadi sangat penting. Apoteker bertanggung jawab dalam mengendalikan dan menjamin …
Read More »Penanganan Produk Sitostatika di PBF: Tumpahan dan Paparan pada Kulit
Majalah Farmasetika – Produk sitostatika adalah obat yang digunakan dalam terapi kanker untuk menghambat pertumbuhan dan pembelahan sel kanker. Obat-obat ini adalah suatu obat yang dikenal sangat beracun untuk sel, karena kemampuannya dapat mengganggu reproduksi sel. Obat ini dapat membunuh sel bukan hanya sel kanker tetapi juga sel yang sehat. …
Read More »Mengapa Service Level dalam Pemesanan Obat di Pedagang Besar Farmasi Itu Penting?
Majalah Farmasetika – Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki peran penting dalam distribusi obat di Indonesia. Sebagai perusahaan yang berizin, PBF bertanggung jawab atas pengadaan, penyimpanan, dan penyaluran obat dalam jumlah besar sesuai dengan peraturan yang berlaku (BPOM, 2020). Salah satu indikator utama dalam memastikan kelancaran operasionalnya adalah tingkat layanan (service …
Read More »
Info Farmasi Terkini Berbasis Ilmiah dan Praktis Majalah Farmasi Online Pertama di Indonesia