farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui Doravirine sebagai obat baru untuk pengobatan pasien dengan infeksi virus HIV-1. Doravirine termasuk ke dalam golongan obat penghambat reverse transcriptase non-nukleotida (NNRTI) yang dapat ditoleransi dengan baik dalam penelitian hingga saat ini. Obat ini disebut-sebut sebagai kandidat obat baru bagi pasien yang beralih dari obat NNRTI lain yang kurang ditoleransi, seperti efavirenz.
Doravirine disetujui oleh FDA dalam bentuk tablet salut dengan dosis 100 mg per hari. Bentuk tablet salut ini dapat memperpanjang durasi kerja obat. Oleh karenanya, doravirine hanya digunakan satu kali sehari. Selain itu, FDA juga menyetujui obat kombinasi doravirine, lamivudine dan tenofovir.
Sakit kepala, mual, diare, dan ruam. Dalam studi klinik sampai saat ini, ruam biasanya tidak serius dan dapat sembuh tanpa penghentian doravirine. Kelainan laboratorium termasuk peningkatan enzim hati dan bilirubin total. Profil lemak darah menguntungkan terlihat saat studi klinik fase III, yaitu adanya penurunan total kolesterol, kolesterol LDL, dan trigliserida.
Penggunaan doravirine yang hanya satu kali sehari dengan berbagai kelebihan yang telah disebutkan, dapat meningkatkan kepatuhan pasien HIV dalam meminum obat karena kepatuhan adalah salah satu penentu utama penekanan virus HIV. Penggunaan obat yang mudah, efek samping dan interaksi obat yang minimal dapat menjadi faktor pendukung kepatuhan pasien.
Sumber:
Johnson, M., Kumar, P., Molina, J. M., Rizzardini, G., Cahn, P., Bickel, M., … & Sklar, P. 2019. Switching to doravirine/lamivudine/tenofovir disoproxil fumarate (DOR/3TC/TDF) maintains HIV-1 virologic suppression through 48 weeks: results of the DRIVE-SHIFT trial. JAIDS Journal of Acquired Immune Deficiency Syndromes, 81(4), 463-472.
Pharmacokinetics of Plasma Doravirine Once Daily Over 72 Hours Following Drug Intake Cessation in Healthy Volunteers. Tersedia di https://clinicaltrials.gov/ct2/show/NCT03894124 [Diakses 26 Oktober 2019].
Pifeltro prescribing information. Merck Sharpe & Dhome: South San Francisco, CA.
Penulis : Diane Fauzi, Mahasiswa Farmasi, Universitas Padjadjaran.
Majalah Farmasetika - FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi…
Majalah Farmasetika - FDA telah memberikan persetujuan terhadap tablet oral extended release dari Fabre-Kramer Pharmaceuticals…
Majalah Farmasetika - Badan Pengawas Obat dan Makanan USA-FDA pada tanggal 29 Februari 2024 telah…
Majalah Farmasetika - Kekeliruan nomenklatur “D3 Apoteker” tidak muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari irisan…
Majalah Farmasetika - apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm) membuat catatan dalam bentuk e-book terkait Konsep Dasar…
Majalah Farmasetika - Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi…