Majalah Farmasetika – 20 apoteker relawan bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur diberangkatkan ke lokasi kebencanaan. Hingga Selasa (22/11/2022) Pk. 17.00 WIB, data BNPB menyebutkan sebanyak 268 orang meninggal dunia, masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit
“Sampurasun Wargi Apoteker Jawa Barat.
20 Apoteker Relawan telah diberangkatkan ke lokasi kebencanaan di Kabupaten Cianjur. Selamat bertugas untuk Apoteker Relawan” tertulis di akun medsos Pengurus Daerah Ikatan Jawa Barat (PD IAI Jabar) pada 22 November 2022.
Ke 20 apoteker relawan yang tergabung dalam Apoteker Tanggap Bencana (ATB) Jabar adalah :
apt. Erwin Ekadharma Putra, S.Farm.
apt. H. Ganjar Reynatan, S.Si., M.H.
apt. Hamdani Nugraha, S.Farm.
apt. Tri Dewi Yuliandriati Mega, S.Si.
apt. Yugo Guntoro, S.Farm.
apt. Dini Natanegara, S.Farm.
apt. Wanda Rizky Amala, S.Farm.
apt. Eny Tri Puji Lestari, S.Farm.
apt. Yossye Hindia Sundari, S.Farm.
apt. Lia Mulyaningsih, S.Farm.
apt. Kenti Prahmanti, M.Biotek.
apt. Wilda Nurhikmah, M.Si.
apt. Norma Mustika Dewi, S.Farm.
apt. Mochamad Tanto Kuswanto, S.Farm.
apt. Muhammad Deni Kurniawan, S.Farm.
apt. Yulianti, S.Farm.
apt. Deuis Julia Legiani, S.Farm.
apt. Andi Nurdin, S.Si.
apt. Gina Monita, S.Farm.
apt. Mohammad Rusmana., S.Si
“Semoga dengan langkah bersama kondisi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana cepat kembali pulih.” Tambah PD IAI Jabar.
268 orang meninggal dunia
Data sementara yang berhasil dihimpun hingga Selasa (22/11) pukul 17.00 WIB, terdapat ratusan jiwa meninggal dunia. Hal ini diungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur.
“Korban meninggal dunia 268 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah, masih ada korban hilang sejumlah 151 orang, kita akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh korban ditemukan,” ucap Suharyanto.
Kemudian data masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit.
“Pengungsi pada hari ini sudah mendapatkan fasilitas lebih baik, tenda besar telah didirikan baik dari BNPB, pemerintah, TNI/Polri dan bantuan lembaga lainnya,” lanjutnya.
“Dapur umum telah beroperasi, kalau masih ada yang kurang dan belum terlayani, lambat laun akan kami perbaiki,”.
100 pasien dirujuk ke RSHS Bandung
Meskipun dua rumah sakit di Kabupaten Cianjur ikut terdampak gempa, penanganan kesehatan tetap dapat dilakukan, tenda-tenda lapangan telah digelar di sekitar rumah sakit untuk dijadikan rumah sakit darurat.
“RSUD Cianjur dan Rumah Sakit Sayang sudah beroperasi dan ditambah tenda lapangan termasuk tambahan tenaga kesehatan,” imbuhnya.
“Sebagian dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Cianjur, 100 pasien telah dikirim ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” tutup Suharyanto.
Presiden Jokowi tinjau lokasi, beri santunan
Presiden Joko Widodo telah meninjau lokasi terdampak pada siang ini, beliau menyampaikan masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat akan mendapatksn bantuan 50 juta rupiah, rusak sedang 25 juta rupiah dan rusak ringan sebesar 10 juta rupiah.