Riset

2 Obat Arthritis Bisa Kurangi Resiko Kematian Pasien COVID-19

Majalah Farmasetika – Penelitian terbaru temukan dua obat yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis dapat mengurangi rawat inap rumah sakit COVID-19 sebanyak 10 hari, dan menyelamatkan nyawa satu dari 12 pasien perawatan intensif dengan virus corona. Salah satu pengobatan, tocilizumab, dapat mengurangi risiko kematian relatif sebesar 24% bila diberikan kepada …

Read More »

Studi Buktikan Madu dan Jintan Hitam Percepat Pembersihan Virus COVID-19

Majalah Farmasetika – Studi menunjukkan madu dan Nigella sativa (jintan hitam/habbatussauda) mempercepat pembersihan virus pada pasien COVID-19 menurut penelitian multi senter dari berbagai lembaga di Pakistan, Chili, Kanada, dan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini. Tim peneliti dari berbagai lembaga di Pakistan, Chili, Kanada, dan AS baru-baru ini melakukan uji klinis …

Read More »

Peneliti Temukan Antibiotik Kelas Baru Spektrum Luas, Aktifkan Respon Imun

Majalah Farmasetika – Ilmuwan dari Wistar Institute telah menemukan kelas baru senyawa yang secara unik menggabungkan pembunuhan antibiotik langsung dari patogen bakteri yang resistan terhadap obat dengan respons imun yang cepat secara simultan untuk memerangi resistensi antimikroba (AMR). Penemuan ini dipublikasikan 23 Desember 2020 di Nature. Ancaman global resistensi antimikroba …

Read More »

Perawatan Luka Baru dengan Hidrogel Aktifkan Kekebalan Tubuh untuk Kurangi Bekas Luka

Majalah Farmasetika – Para ilmuwan telah mengembangkan hidrogel baru yang mampu menyembuhkan luka di uji coba hewan dengan cepat, sekaligus meminimalkan jaringan parut/scars, dengan bantuan sistem kekebalan tubuh. Hal ini berpotensi bekerja sebagai peningkatan pada kemampuan penyembuhan cedera tubuh kita. Gel microporous annealed particle (MAP) sebelumnya menjanjikan sebagai struktur yang …

Read More »

20% Pasien COVID-19 Tunjukan Gejala Gangguan Pencernaan

Majalah Farmasetika – Sekitar 20% pasien penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) hanya menunjukkan gejala gangguan pencernaan (gastrointestinal), menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Abdominal Radiology. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan lebih dari 1,2 juta kematian dan ada lebih dari 47,3 juta kematian di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Gejala gastrointestinal, seperti …

Read More »

Sembuh dari COVID-19, Respon Antibodi Bertahan 5 Bulan

Majalah Farmasetika – Sebagian besar orang yang pulih dari penyakit virus korona 2019 (COVID-19) ringan hingga sedang mempertahankan respons antibodi yang kuat yang relatif stabil selama setidaknya 5 bulan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Science. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan lebih dari 1,17 juta kematian dan ada lebih dari 44,3 …

Read More »

Studi Temukan Virus Herpes Berevolusi Memanipulasi Sistem Kekebalan Tubuh

Majalah Farmasetika – Virus varicella zoster (VZV) termasuk virus laten seumur hidup. Para peneliti bekerja untuk memahami bagaimana virus itu berevolusi untuk menghindari dan memanipulasi respons imun alami, menurut sebuah studi di Frontiers in Immunology. Mengenal virus varicella zoster VZV adalah virus herpes manusia yang sangat umum, dengan tingkat prevalensi …

Read More »

6 Institusi Kembangkan Vaksin COVID-19 Merah Putih, Menristek : Keamanan Nomor 1

Majalah Farmasetika – Saat ini, ada 6 institusi dalam negeri yang mengembangkan vaksin COVID-19 yang menunjukkan kepedulian para peneliti, dosen untuk mencari solusi COVID-19. Keenam institusi yang melakukan pengembangan Vaksin Merah Putih dengan platform yang berbeda tersebut adalah Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Universitas Gadjah Mada, …

Read More »

Lebih Dari 80% Pasien COVID-19 Alami Kekurangan Vitamin D

Majalah Farmasetika – Hasil studi temukan bahwa lebih dari 80% pasien COVID-19 dalam penelitian baru-baru ini mengalami kekurangan vitamin D. Studi baru ini diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism dan mengamati 216 pasien COVID-19 di sebuah rumah sakit di Spanyol. Ditemukan bahwa 82,2% kekurangan vitamin D, dan juga …

Read More »

Mengenal SADS-CoV, Virus Korona Babi yang Berpotensi Menular ke Manusia

Majalah Farmasetika – Jenis virus korona yang dikenal sebagai swine acute diarrhea syndrome coronavirus  (SADS-CoV) atau virus korona babi sindrom diare akut diketahui muncul dari kelelawar dan telah menginfeksi kawanan babi di seluruh China sejak pertama kali ditemukan pada 2016. Wabah penyakit semacam itu berpotensi mendatangkan malapetaka ekonomi di banyak …

Read More »