Recent Posts

Ahli Gizi : Makan Sahur Berlebihan, Malah Sebabkan Kurang Energi dan Gizi

Majalah Farmasetika – Makan diwaktu sahur memang diperlukan untuk mencegah rasa lemas dan saat menahan lapar. Namun bukan berarti saat sahur harus makan yang banyak, beban pencernaan lebih berat dan sebagian energi dan oksigen akan dipakai untuk melakukan pencernaan. Sehingga, sel-sel akan kekurangan energi dan zat gizi, demikian menurut, Dr. …

Read More »

Cara Penggunaan Obat Saat Puasa Menurut Ahli Farmakologi

Majalah Farmasetika – Selama bulan Ramadhan, pola makan dan minum akan berubah. Waktu yang leluasa untuk minum obat berubah dari 24 jam menjadi hanya 10,5 jam. Bagaimana cara kita meminum obat agar efek terapi menjadi optimal?  Berikut adalah ulasan dari ahli Farmakologi, Prof. Zullies Ikawati, melalui tulisannya. Bagaimana jadwal obat …

Read More »

Menata Ulang Penggolongan Obat di RUU Kesehatan Omnibus Law

Majalah Farmasetika – Rubrik Opini. Draf RUU Kesehatan Omnibus Law memuat usulan penggolongan obat baru. Pasal 337 memuat draf penggolongan obat dengan usulan “obat digolongkan menjadi obat dengan resep dokter dan obat tanpa resep dokter”. Dalam penjelasan pasal 337 disisipkan narasi yang dimaksud dengan “Obat dengan resep dokter” adalah Narkotika, …

Read More »

Perkuat Farmakovigilans, BPOM Minta Nakes dan Industri Farmasi Gunakan Aplikasi E-Meso

Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Talkshow Farmakovigilans yang mengusung tema “Membangun Sistem Farmakovigilans yang Efektif untuk Mengawal Penggunaan Obat Dalam Rangka Keselamatan Pasien (Patient Safety)” pada Senin (20/03/2023). Pada kesempatan ini, Kepala BPOM, Penny K Lukito, kembali me-launching Aplikasi e-MESO Mobile. Aplikasi ini merupakan sistem …

Read More »

Viral di Tiktok, Nakes di Puskesmas Bedakan Pasien BPJS dan Umum Minta Maaf

Majalah Farmasetika – Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menanggapi keresahan warganet setelah konten tiktok terkait video perbandingan pelayanan tenaga kesehatan (Nakes) pasien umum dan pasien BPJS viral. Belakangan diketahui merupakan Nakes dari UPTD Puskesmas lambunu 2, Sulawesi Tengah. Juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan pihaknya belum mengetahui apakah ketiga orang yang …

Read More »

Cara Penanganan Penyaluran Obat di PBF sesuai Cara Distribusi Obat yang Baik

Majalah Farmasetika – Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah perusahaan berbentuk badan hukum yang memiliki izin untuk pengadaan, penyimpanan, penyaluran obat dan/atau bahan obat dalam jumlah besar sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. Dalam penanganan produk rantai dingin maka dibutuhkan perlakuan khusus dalam penanganan produk tersebut agar tetap aman, berkhasiat, dan bermutu …

Read More »

Sistem Penerimaan Cold Chain Product di PBF Berdasarkan CDOB Tahun 2020

Majalah Farmasetika – Pedagang Besar Farmasi (PBF) memiliki peran yang sangat penting dalam menangani, menyimpan, dan mendistribusikan suatu obat yang peka terhadap lingkungan. Terutama pada pendistribusian produk rantai dingin atau cold chain product (CCP). Cold chain product (CCP) atau produk rantai dingin merupakan obat-obatan yang disimpan dalam kisaran suhu yang …

Read More »