Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan peredaran kosmetika mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) serta bahan dilarang yang berbahaya bagi kesehatan. Sesuai rilis resminya, hal ini terungkap berdasarkan hasil sampling dan pengujian selama periode Oktober 2021 hingga Agustus 2022, sebanyak 16 (enam belas) item kosmetika mengandung bahan dilarang/bahan berbahaya ditemukan oleh BPOM. …
Read More »Sebabkan Kematian, BPOM Larang Adanya Dietilen Glikol dan Etilen Glikol dalam Obat Sirup
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi melarang penggunaan Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) dalam semua produk obat sirup anak maupun dewasa sebagai bahan tambahan peningkat kelarutan (15/10/2022). Hal ini dilakukan BPOM menindaklanjuti kasus sirup obat anak yang terkontaminasi Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen …
Read More »BPOM Jelaskan 4 Obat Batuk Penyebab Kematian 66 Anak di Gambia Tak Beredar di Indonesia
Majalah Farmasetika – World Health Organization (WHO) pada 5 Oktober 2022 merilis informasi terkait larangan penggunaan 4 obat batuk produk Maiden Pharmaceuticals di Haryana, India, bisa menjadi penyebab cedera ginjal yang serius dan dikaitkan dengan kematian 66 anak di Gambia. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kemudian menanggapi hal …
Read More »BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin Indovac dan AWcorna
Majalah Farmasetika – Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat merupakan pintu awal akses untuk memperoleh vaksin COVID-19 yang dibutuhkan masyarakat sebagai upaya strategis dalam penanggulangan pandemi dan perlindungan terhadap COVID-19. Pada tanggal 24 September 2022, BPOM telah menerbitkan EUA untuk Vaksin COVID-19 produksi dalam negeri, yaitu Vaksin Indovac. Vaksin …
Read More »BPOM Klarifikasi Kasus Mie Sedaap Ditarik di Hongkong Karena Residu Pestisida
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menindaklanjuti kasus yang dirilis di laman resmi otoritas keamanan pangan Hong Kong (Centre for Food Safety/CFS) pada tanggal 27 September 2022 terkait penarikan produk mi instan dengan merek Mi Sedaap di Hong Kong, Berdasarkan rilis CFS tersebut, terdapat 1 (satu) produk …
Read More »BPOM Temukan Kadar BPA Tinggi di Air Minum Galon, Memicu Kanker
Majalah Farmasetika – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan telah menemukan kadar Bhispenol-A (BPA) berada diatas ambang batas yang disarankan (0.6 ppm/liter) yakni 0.9 ppm/liter di 6 daerah yang diuji (Medan, Bandung, Jakarta, Manado, Banda Aceh, dan Aceh Tenggara). Apa itu BPA? Bisfenol A (BPA, bisphenol A) adalah senyawa …
Read More »BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin Covovax untuk Booster COVID-19
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberi persetujuan perluasan EUA Vaksin Covovax untuk penambahan posologi dosis booster homolog untuk dewasa usia 18 tahun atau lebih pada 19 Agustus 2022. Apa itu vaksin Covovax Vaksin Covovax merupakan vaksin COVID-19 dengan platform protein subunit glikoprotein spike menggunakan adjuvant Matrix-M1 yang dikembangkan Novavax Inc., USA. Vaksin ini …
Read More »BPOM Keluarkan Izin Edar Vaksin Dengue Qdenga
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin edar untuk Vaksin Dengue dengan nama Qdenga pada hari Jumat (19/08/2022). Qdenga merupakan vaksin dengan indikasi untuk pencegahan penyakit dengue yang disebabkan oleh virus dengue pada usia 6 sampai 45 tahun yang diproduksi oleh IDT Biologika GmbH Germany, serta dirilis …
Read More »Singapura Tarik 2 Produk Kecap dan Saus ABC, BPOM Tegur Produsen
Majalah Farmasetika – Otoritas Keamanan Pangan Singapura (Singapore Food Agency/SFA) pada tanggal 6 September 2022 menarik produk kecap manis dan saus sambal ayam goreng dengan merek ABC di Singapura, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kemudian memberikan pernyataan resmi melalui laman resminya (9/9/2022). BPOM menjelaskan bahwa berdasarkan rilis SFA, …
Read More »BPOM Izinkan Vaksin COVID-19 Berbasis mRNA untuk Booster Anak Remaja
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui penambahan posologi dosis booster pada anak remaja usia 16-18 tahun sebagai perluasan Emergency Use Authorization (EUA) untuk Vaksin Comirnaty. Persetujuan ini merupakan persetujuan pertama vaksin COVID-19 untuk penggunaan dosis booster pada kelompok populasi anak usia tersebut. “Vaksin Comirnaty merupakan vaksin COVID-19 dengan platform mRNA yang dikembangkan oleh Pfizer-Biontech. Vaksin …
Read More »
Info Farmasi Terkini Berbasis Ilmiah dan Praktis Majalah Farmasi Online Pertama di Indonesia