Download Majalah Farmasetika

IMPLANON NXT DALAM IMPLANTABLE POLYMERIC DDS: TEKNOLOGI OBAT TANAM YANG PRAKTIS DAN TERUKUR 

Majalah Farmasetika – Implantable polymeric drug delivery system (Implantablet polymeric DDS) adalah sistem penghantaran obat yang menggunakan perangkat kecil berbahan polimer untuk melepaskan zat aktif secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Teknologi ini dikembangkan untuk membantu mempertahankan pelepasan obat yang lebih terkontrol, mengurangi kebutuhan penggunaan obat harian, dan meningkatkan kepatuhan pasien. Salah satu contoh paling mudah dipahami adalah implan kontrasepsi etonogestel, yaitu implan batang tunggal kerja panjang yang dipasang di bawah kulit dan melepaskan hormon secara perlahan. Pada produk Nexplanon/Implanon NXT, sistem ini juga dilengkapi sifat radio-opaue sehingga lebih mudah dikenali saat pemeriksaan radiologi. Di indonesia, implanon NXT telah tercantum dalam KFA SATUSEHAT Kementrian Kesehatan sebagai etonogestrel 68 mg subtermal implant, sehingga menunjukkan bahwa teknologi penghantaran obat berbasis polimer tidak hanya berkembang dalam kajian ilmiah, tetapi juga telah diterapkan dalam pelayanan nyata.  

Implantable polymeric drug delivery system

Dalam dunia pengobatan, salah satu tantangan yang sering diahadapi adalah kebutuhan penggunaan obat secara berulang dalam waktu yang teratur. Pada beberapa terapi, pasien harus minum obat setiap hari atau datang berkala untuk mendapatkan suntikan agar efek obat tetap bertahan. Karena ada pasien yang merasa repot, sering lupa dan akhirnya tidak patuh pada terapi, pola seperti ini tidak selalu mudah dilaksanakan. Akibatnya, berbagai teknologi penghantaran obat memungkinkan obat bekerja lebih lama dan lebih terkontrol di dalam tubuh. Salah satunya adalah implantable polymetric drug delivery system. Perangkat ini dikembangkan sebagai alternatif untuk rute oral yang tidak ideal. Hal ini dapat terjadi karena obat dapat merusak saluran cerna, mengalami metabolisme first-pass, atau karena terapi harian dapat mengganggu kepatuhan pasien. Menurut Stewart et al. 2018, mengatakan bahwa sistem ini memungkinkan terapi berlangsung lebih konsisten karena obat dilepas sedikit demi sedikit.

Secara sederhana, Implantable polymeric drug delivery system merupakan sistem yang menggunakan perangkat kecil berbahan polimer untuk membawa zat aktif. Perangkat tersebut kemudian dipasang di dalam tubuh atau dibawah kulit agar obat dilepaskan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Dalam klasifikasinya, menurut Stewart et al. 2018 membagi implan polimerik dalam dua kelompok besar yaitu sistem aktif dan pasif, serta pada sistem pasif terdapat dua kelompok besar, yaitu biodegradable dan non-biodegradable. Untuk kontrasepsi, salah satu aplikasi yang sudah banyak digunakan adalah implan polimerik non-biodegradable. Salah satu bahan yang digunakan pada implan jenis ini adalah Poly (ethylene vinyl acetate) atau EVA. Pada sebuah implan kontrasepsi dibuat dari polimer EVA dan dirancang untuk melepaskan hormon secara terkontrol, produk tersebut sangat tepat dimasukkan ke dalam contoh Implantable polymeric drug delivery system non-biodegradable

Implanon NXT sebagai implan polimerik 

Salah satu contoh yang dari teknologi tersebut yaitu Implanon NXT, yaitu kontrasepsi kerja panjang yang mampu memberikan kadar etonogestrel yang cukup untuk menekan ovulasi setelah pemasangan. Implan etonogestrel juga merupakan single-rod imlan yang memberikan kontrasepsi reversibel jangka panjang dengan masa kerja hingga tiga tahun. Oleh karena itu, implanon NXT dapat dianggap sebagai representasi nyata dari sistem penghantaran obat yang bertahan lama, yang dipasang di bawah kulit dengan batang kecil. Implan ini juga berukuran 4 cm dengan diameter 2 mm, fleksibel, dan ditempatkan di bawah kulit lengan atas oleh tenaga kesehatan yang terlatih. Dalam Label FDA untuk NEXPLANON terbuat dari EVA copolymer, yang mengandung 68 mg etonogestrel, 15 mg barium sulfate, dan 0,1 mg magnesium stearate, implan ini juga dibuat radio-opaque, sehingga lebih mudah untuk dilihat pada peneriksaan radiologi untuk memastikan posisinya.

Keunggulan, Mekanisme Kerja, dan Tantangan Penggunaan 

Keunggulan utama Implanon NXT yaitu sangat paktis, efektivitasnya tinggi, serta membantu meningkatkan kepatuhan pasien karena mengurangi kebutuhan obat berulang. Hal ini sangat penting untuk kontrasepsi karena pengguna tidak perlu mengingat dosis harian mereka seperti penggunaan pil. Implan etonogestrel juga merupakan metode kontrasepsi reversibel yang sangat efektif. Kelebihan tersebut penting dalam kontrasepsi karena keberhasilan penggunaan sangat dipengaruhi oleh konsistensi pemakaian. Dengan demikian, Implanon NXT menunjukkan bagaimana rancangan penghantaran obat dapat dibuat lebih efisien bagi pasien. Dalam penggunaannya juga setelah ditempatkan di bawah kulit, Implanon NXT secara bertahap melepaskan etonogestrel ke dalam sirkulasi. Rancangan implan yang terbuat dari EVA copolymer ini memungkinkan pelepasan secara bertahap. Hal ini berarti zat aktif tidak dilepas secara instan, tetapi tetap dalam pola yang lebih terkontrol. Secara farmakologis, etonogestrel bekerja terutama dengan menekan ovulasi dan membantu mengubah lendir serviks, yang menghalangi pembuahan. Mekanisme ini menunjukkan bahwa kandungan hormon produk dan metode pelepasannya yang dirancang untuk bertahan lama sangat penting untuk keberhasilannya. Sehingga, secara langsung sistem polimerik Implanon NXT sangat mendukung fungsi kontrasepsinya.

Meskipun Implanon NXT dapat digunakan dengan baik, namun memerlukan beberapa perhatian dalam penggunaannya. Perubahan pola perdarahan adalah masalah yang menjadi tantangan dalam penggunaan implan etonogestrel. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberi konseling sebelum pemasangan tentang kemungkinan perubahan yang dapat muncul selama penggunaan. Selain itu, dalam penggunaan dan pemasangan implan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih, karena keberhasilan penggunaan sangat dipengaruhi oleh ketepatan tindakan klinis, karena produk berkualitas tinggi tetap membutuhkan prosedur yang tepat untuk mencapai manfaat yang maksimal. Implanon NXT juga sudah banyak digunakan dalam pelayanan kesehatan di Indonesia sebagai metode kontrasepsi jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi penghantaran obat berbasis polimer tidak hanya berkembang dalam kajian ilmiah, tetapi juga telah diterapkan secara nyata dalam praktik pelayanan di Indonesia.

Kesimpulan 

Implanon NXT menunjukkan bahwa sistem penghantaran obat berbasis polimer telah menjadi teknologi yang dapat digunakan dan bermanfaat dalam dalam pelayanan kesehatan. Produk ini adalah implan kontrasepsi yang bertahan lama dengan menggunakan zat aktif etonogestrel dan menggunakan polimer untuk mengontrol pelepasan obat secara bertahap. Salah satu keuntungan dari kontrasepsi ini adalah kemudahan penggunaan dan tingkat keberhasilan yang tinggi. Namun, perlu diperhatikan efek samping perdarahan dan prosedur pemasangan yang benar. Oleh karena itum Implanon NXT harus dianggap sebagai bukti nyata bahwa inovasi farmasi kontemporer tidak hanya berkonsentrasi pada penemuan obat batu tetapi juga pada metode penghantarannya agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasien. 

Daftar Pustaka

Bennink, H. J. (2000). The pharmacokinetics and pharmacodynamics of Implanon, a single-rod etonogestrel  contraceptive implant. The European Journal of Contraception & Reproductive Health Care : The Official  Journal of the European Society of Contraception, 5 Suppl 2, 12–20.

Hohmann, H. (2009). Examining the efficacy , safety , and patient acceptability of the etonogestrel implantable contraceptive. 205–211.

Mommers, E., Blum, G., Gent, T. G., Peters, K. P., Sørdal, T. S., & Marintcheva-petrova, M. (2012). Nexplanon , a radiopaque etonogestrel implant in combination with a next-generation applicator : 3-year results of a noncomparative multicenter trial. YMOB, 207(5), 388.e1-388.e6. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2012.08.002

Moray, K. V, Chaurasia, H., Sachin, O., & Joshi, B. (2021). A systematic review on clinical effectiveness , side ‑ effect profile and meta ‑ analysis on continuation rate of etonogestrel contraceptive implant. Reproductive Health, 1–24. https://doi.org/10.1186/s12978-020-01054-y

Stewart, S. A., Dom, J., Donnelly, R. F., & Larrañeta, E. (2018). Implantable Polymeric Drug Delivery Devices : Clinical Applications. https://doi.org/10.3390/polym10121379

Vinet, L., & Zhedanov, A. (2011). A “missing” family of classical orthogonal polynomials. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1689–1699. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Engineered Exosomes sebagai Inovasi Penghantaran Terapi pada Penyakit Otak dan Kanker

Majalah Farmasetika – Engineered exosomes merupakan salah satu pendekatan yang menjanjikan dalam targeted drug delivery …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses