Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mengeluarkan surat edaran terkait “Peredaran Obat Palsu dari PBF PT. Jaya Karunia Investindo (JKI)” pada tanggal 23 Juli 2019 yang ditujukan untuk pimpinan/penanggung jawab sarana kefarmasian. Dalam surat no. R-PW.02.03.3.34.341.07.19.2621 dijelaskan bahwa sehubungan dengan hasil pengawasan Badan POM bersama dengan Bareskim …
Read More »Pasien Tak Perlu Bayar Jika Tak Sembuh dari Kanker
Farmasetika.com – Sebuah program baru sedang berjalan: model “tidak menyembuhkan, tidak perlu membayar” di Belanda, di mana obat kanker mahal akan dibayarkan jika terbukti efektif setelah 16 minggu. Perusahaan obat tidak akan menerima pembayaran jika obat ini tidak berfungsi. Harapannya adalah bahwa model ini akan memungkinkan obat-obatan mahal tetap tersedia …
Read More »Recarbrio, Antibiotik Baru untuk Infeksi Saluran Kemih dan Intra-abdominal Kompleks
Farmasetika.com – Pada 17 Juli 2019, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) telah menyetujui Recarbrio (imipenem, cilastatin, dan relebactam), produk obat antibiotik untuk mengobati orang dewasa dengan infeksi saluran kemih rumit (cUTI) dan infeksi intra-abdominal yang rumit (cIAI). “FDA tetap fokus pada memfasilitasi pengembangan obat antibakteri baru yang …
Read More »Bio Farma Ekspor Perdana Vaksin Polio Baru ke Afrika
Farmasetika.com – Presentase impor bahan baku obat saat ini masih mencapai nilai diatas 90%. Namun dibalik itu, kabar gembira datang dari PT. Bio Farma yang berhasil ekspor produk terbarunya, ke Angola, berupa Monovalent Oral Polio Vaccine type 2 (mOPV2), sebanyak 3,4 juta dosis yang akan digunakan untuk pencegahan penyebaran virus …
Read More »BPOM Jelaskan Kerupuk Kulit dari Babi Berlabel Halal
Farmasetika.com – Isu viral melalui media sosial terkait produk pangan kerupuk kulit yang terbuat dari babi dengan dicantumkan label halal pada kemasannya ditanggapi serius oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). BPOM mengeluarkan pernyataan resmi melalui situsnya (16/7/2019) bahwa Badan POM telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten …
Read More »WHO Rilis Daftar Esensial Obat Baru Kanker dan Tes Diagnostiknya
Farmasetika.com – Obat kanker baru dan tes diagnostik kanker telah ditambahkan ke daftar obat esensial dan tes diagnostik esensial Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Di seluruh dunia, lebih dari 150 negara menggunakan daftar obat-obatan esensial WHO untuk memandu keputusan tentang obat mana yang mewakili nilai terbaik untuk uang, berdasarkan bukti dan …
Read More »Lulusan Pertama “Doctor by Research” Farmasi Unpad Hasilkan 2 Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi
Farmasetika.com – Sesuai peraturan rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) No 50 tahun 2016 tentang pedoman pendidikan magister dan doktor di lingkungan Unpad, mulai tahun 2016 semua program studi doktor di lingkungan Unpad harus mengutamakan Riset dengan minimal 42 SKS tanpa perkuliahan ber-sks. SKS tersebut terbagi : Seminar Usulan Riset (SUR) 2 …
Read More »WHO Berikan Prapersetujuan untuk Tes Pack HIV
Farmasetika.com – Tes diagnostik cepat HIV in-vitro genggam untuk swa-uji yang dikembangkan oleh Mylan N.V. dan Atomo Diagnostics, telah diberi persetujuan Prakualifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Prakualifikasi memberi tahu penyandang dana global dan Kementerian Kesehatan bahwa produk tersebut memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kinerja global. Mylan HIV Self Test …
Read More »Apoteker dapat Mengurangi Peresepan Polifarmasi yang Merugikan
Farmasetika.com – Setiap apoteker yang bekerja di pelayanan kemungkinan besar akan menemui banyak pasien dengan masalah polifarmasi setiap harinya. Istilah “polifarmasi” mengacu pada penggunaan beberapa obat secara bersamaan oleh pasien untuk satu atau lebih kondisi medis. Polifarmasi paling banyak terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Dilaporkan bahwa 42% orang …
Read More »Mahasiswa Olah Kulit Jeruk Jadi Granul Efervescent Pembasmi Jentik Nyamuk
Farmasetika.com – Pembasmi jentik nyamuk demam berdarah dengue (DBD) saat ini masih populer menggunakan produk Abate yang mengandung bahan kimia temephos. Efek samping Abate Abate memiliki efek samping berbahaya pada beberapa kondisi (terutama tertelan) dapat menghambat kolinestresase yang berdampak pada sistem saraf. Beberapa efek samping abate lainnya meliputi: Mual Muntah …
Read More »
Info Farmasi Terkini Berbasis Ilmiah dan Praktis Majalah Farmasi Online Pertama di Indonesia