farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Prof. Yandi Syukri Terpilih Sebagai Ketua APTFI Periode 2023-2027

Majalah Farmasetika – Ketua Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si, resmi terpilih menjadi Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) untuk masa bakti 2023-2027 dalam Kongres Nasional APTFI ke-3 di Hotel Alana, Yogyakarta (12 Mei 2023). Prof. Yandi terpilih setelah gagal mencapai …

Read More »

Ribuan Nakes Termasuk Apoteker Gelar Aksi Damai Tunda RUU Kesehatan, Begini Respon DPR

Majalah Farmasetika – Ribuan Tenaga Kesehatan (Nakes) termasuk para apoteker yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Kesehatan Bangsa (Aset Bangsa) yang menolak pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan, di Patung Kuda Pusat, Senin (8/5/2023). Lima organisasi ini terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat …

Read More »

ISMAFARSI Ikut Aksi Damai : RUU Kesehatan Masih Perlu Dikritisi

Majalah Farmasetika – Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Indonesia (ISMAFARSI) ikut terjun bersama 5 Organisasi Profesi Kesehatan yang tergabung dalam aksi demonstrasi yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Kesehatan Bangsa (Aset Bangsa) yang menolak pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan, di Patung Kuda Pusat, Senin (8/5/2023). “Salam sejahtera untuk Nakes seluruh …

Read More »

Picu Kanker, Taiwan dan Malaysia Tarik Indomie, Begini Reaksi BPOM!

Majalah Farmasetika – Kementrian Kesehatan Malaysia mengikuti jejak Departemen Kesehatan Pemerintah Kota Taiwan yang menarik produk Indomie dikarenakan adanya senyawa Etilen Oksida yang dapat memicu risiko limfoma, leukimia, kanker perut, hingga kanker payudara. Dikutip dari Taipe News, hasil sampling dari 30 produk mie instan di pasar Taiwan, menemukan satu produk …

Read More »