farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Sah! RUU Kefarmasian Tak Masuk 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022

Majalah Farmasetika – Rancangan Undang Undang (RUU) Kefarmasian kembali terlempar dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas untuk tahun 2022 setelah disepakati oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dan DPD RI yang menyetujui 40 RUU masuk Prolegnas Prioritas 2022. RUU Kefarmasian sendiri berada di urutan ke …

Read More »

UU Farmasi dan Praktik Keapotekeran Penting Untuk Lindungi Praktik Peracikan di Apotek

Majalah Farmasetika – Salah satu tujuan diusulkannya Rancangan Undang-Undang Farmasi dan Praktik Keapotekeran (RUU F&PK) bertujuan untuk melindungi masyarakat (pasien / konsumen) dan para profesi Apoteker di Indonesia dalam menjalankan praktik profesi. Agar aparat kepolisian, stakeholder dan masyarakat, sesuai tupoksinya bisa menghargai kewenangan dan kode etik apoteker dalam menjalankan profesinya. …

Read More »

WHO : Omicron Belum Jelas Sebabkan COVID-19 yang Lebih Parah

Majalah Farmasetika – WHO telah mengumumkan bahwa masih belum jelas apakah varian virus corona yang baru-baru ini terdeteksi Omicron lebih menular, atau menyebabkan penyakit yang lebih parah, dibandingkan dengan varian lainnya. Ini termasuk varian Delta yang sangat mudah menular. Sembilan kasus Omicron telah terdeteksi di Inggris, dan dua di Kanada. …

Read More »

Mengenal Sostrovimab, Obat COVID-19 Turunkan Resiko Kematian

Majalah Farmasetika – Pada Mei 2021, Komite obat manusia (CHMP) EMA telah menyelesaikan tinjauannya tentang penggunaan sotrovimab antibodi monoklonal (juga dikenal sebagai VIR-7831 dan GSK4182136) untuk merawat pasien dengan COVID-19. Tinjauan ini dilakukan untuk memberikan opini ilmiah yang selaras di tingkat Uni Eropa untuk mendukung pengambilan keputusan nasional tentang kemungkinan …

Read More »

Studi di Inggris Buktikan Booster Vaksin Pfizer dan Moderna yang Terbaik

Majalah Farmasetika – Vaksin booster Pfizer dan Moderna telah terbukti memberikan respons dorongan terbaik secara keseluruhan, menurut uji coba di Inggris yang menguji tujuh suntikan vaksin berbeda. Penelitian ini melibatkan hampir 3.000 orang dewasa, dan dipimpin oleh University of Southampton. Hasilnya dipublikasikan di Lancet. Uji coba ini adalah studi pertama yang …

Read More »

Produsen Vaksin Mulai Uji Vaksin COVID-19 untuk Varian Omicron

Majalah Farmasetika – Produsen vaksin terkemuka telah mengumumkan bahwa mereka sudah mengejar tanggapan vaksin terhadap varian virus corona yang baru ditemukan, Omicron. BioNTech mengatakan bahwa mereka sedang menguji vaksinnya terhadap varian COVID-19 terbaru untuk mempelajari kemanjuran vaksin terhadap mutasi, dan jika ditemukan tidak efektif, Pfizer telah mengumumkan bahwa vaksin baru …

Read More »

Data dan Fakta Terkait Varian COVID-19 Omicron Menurut WHO

Majalah Farmasetika – Pada tanggal 26 November 2021, WHO menetapkan varian B.1.1.529 sebagai varian yang menjadi perhatian, bernama Omicron, atas saran dari Grup Penasihat Teknis WHO tentang Evolusi Virus (TAG-VE). Keputusan ini didasarkan pada bukti yang diberikan kepada TAG-VE bahwa Omicron memiliki beberapa mutasi yang mungkin berdampak pada perilakunya, misalnya, pada seberapa mudahnya …

Read More »

Peneliti Cemaskan Varian Omicron COVID-19 yang Sangat Bermutasi

Majalah Farmasetika – Para peneliti di Afrika Selatan berlomba melacak munculnya varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19. Varian ini menyimpan sejumlah besar mutasi yang ditemukan pada varian lain, termasuk Delta, dan tampaknya menyebar dengan cepat ke seluruh Afrika Selatan. Prioritas utama adalah mengikuti varian lebih dekat saat menyebar: …

Read More »

Livtencity, Obat Pertama untuk Infeksi Pasca Transplantasi yang Resistan terhadap Obat

Majalah Farmasetika – FDA telah menyetujui Livtencity (maribavir) sebagai obat pertama untuk mengobati pasien dewasa dan anak-anak dengan jenis infeksi virus yang umum, dengan atau tanpa mutasi genetik yang menyebabkan resistensi, yang terjadi pada pasien setelah transplantasi organ. Perawatan ini mencegah aktivitas enzim sitomegalovirus manusia pUL97, menghalangi replikasi virus. Livtencity …

Read More »