Apoteker Bisa Resepkan Obat Antivirus COVID-19 di Kanada

Majalah Farmasetika – Apoteker di Quebec, berwenang untuk meresepkan obat antivirus Paxlovid kepada pasien bergejala COVID-19 yang berisiko mengalami komplikasi dan yang dites positif terkena virus.

Provinsi Quebec merupakan satu dari tigabelas Provinsi di Kanada.

Menteri Kesehatan Christian Dubé, dan Menteri yang bertanggung jawab atas penegakan hukum profesional Danielle McCann, percaya bahwa akses ke resep apoteker dari salah satu dari 1.900 apotek komunitas Quebec akan memberikan kedekatan dengan perawatan dan mendorong inisiasi pengobatan yang lebih cepat.

Pada 17 Maret, pemerintah Quebec mengumumkan bahwa Paxlovid akan tersedia di apotek setelah resep diperoleh dari dokter atau praktisi perawat khusus (NP).

Pada bulan April, pihak berwenang menetapkan bahwa apoteker dapat meresepkan obat tetapi jika kondisi pasien memburuk dua hari setelah dimulainya pengobatan, apoteker harus merujuk pasien ke dokter atau praktisi perawat.

Antivirus oral disetujui dua setengah bulan lalu oleh Health Canada. Paxlovid dimaksudkan untuk mengurangi keparahan gejala COVID-19 pada orang yang berisiko mengalami komplikasi serius dari infeksi ini. Itu juga akan mengurangi risiko dirawat di rumah sakit atau meninggal akibat virus corona baru.

Pengobatan dengan Paxlovid harus dimulai dalam waktu lima hari setelah timbulnya gejala. Namun, beberapa pasien tidak dapat menggunakannya karena interaksi obat atau kontraindikasi.

Otoritas pemerintah menambahkan bahwa penting bagi orang dengan kondisi yang berpotensi relevan dengan penggunaan Paxlovid untuk memastikan bahwa mereka dites segera untuk COVID-19 pada awal gejala. Jika hasil tesnya positif, mereka harus segera berkonsultasi dengan apoteker, dokter, atau praktisi perawat khusus.

Apa itu paxlovid

Paxlovid merupakan kombinasi antara obat antivirus bernama Nirmatrelvir dan Ritonavir. Nirmatrelvir adalah inhibitor kovalen, mengikat langsung ke residu katalitik sistein (Cys145) dari enzim protease (Mpro) seperti yang ditunjukkan pada langkah 3, yang selanjutnya akan menghentikan langkah 4–6 (lihat gambar). Penghambatan Mpro adalah titik strategis, yang membuat virus gagal untuk bereplikasi. Ritonavir berfungsi untuk memperlambat metabolisme nirmatrelvir oleh enzim sitokrom untuk mempertahankan konsentrasi nirmatrelvir tetap tinggi di dalam darah.

Baca :  Kemenristek : Hadi Pranoto Bukan Tim Riset COVID-19, Produk Bio Nuswa Belum di Uji Klinik

Sumber

Paxlovid: Quebec pharmacists can now prescribe this COVID-19 treatment to certain people https://montreal.ctvnews.ca/paxlovid-quebec-pharmacists-can-now-prescribe-this-covid-19-treatment-to-certain-people-1.5844181

PAXLOVID – Terobosan Tepat Waktu Antivirus COVID-19 https://pharmacy.uii.ac.id/paxlovid-terobosan-tepat-waktu-antivirus-covid-19/

Share this:

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat menerima kunjungan Masyarakat Farmasi Indonesia di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2022). Foto: Oji/nvl

Rentan Kriminalisasi, Komisi IX DPR RI Dukung RUU Praktik Apoteker

Majalah Farmasetika – Komisi IX DPR RI menerima audiensi aliansi profesi apoteker yang tergabung dalam  …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.