Download Majalah Farmasetika

Menkes Gratiskan Biaya Penerbitan Surat Tanda Registrasi Tenaga Kesehatan

Majalah Farmasetika – Kabar baik datang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2024, pemerintah memberikan kemudahan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan dengan menggratiskan biaya penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR).

Layanan penerbitan STR dikenakan tarif Rp0,00 atau 0% (nol persen) dan berlaku 30 hari setelah Permenkes ini disahkan.

Mengapa Kebijakan Ini Diterapkan?

Peraturan ini dikeluarkan untuk mendukung transformasi kesehatan di Indonesia. Tenaga medis dan kesehatan merupakan pilar penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan. Kemudahan dalam proses registrasi diharapkan dapat memotivasi tenaga medis dan kesehatan untuk terus berkarya dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Siapa yang Diuntungkan?

1. Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan

  • Dokter
  • Dokter Gigi
  • Dokter Spesialis
  • Dokter Gigi Spesialis
  • Apoteker
  • Tenaga kesehatan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Penerima Manfaat Tarif Rp0,00

  • Tenaga medis dan tenaga kesehatan lulusan dalam negeri yang telah memiliki STR yang masih berlaku atau yang sudah habis masa berlakunya.
  • Dokter/dokter gigi yang telah melaksanakan internsip.
  • Tenaga medis dan kesehatan lulusan luar negeri yang telah melaksanakan adaptasi.

Siapa yang Tidak Termasuk dalam Kebijakan Ini?

Ada beberapa pengecualian dalam kebijakan ini, yaitu:

  • Dokter/dokter gigi, dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dan tenaga kesehatan termasuk apoteker yang mengajukan permohonan penerbitan STR untuk pertama kali.
  • Tenaga medis dan kesehatan lulusan luar negeri yang akan melaksanakan adaptasi.
  • Tenaga medis dan kesehatan warga negara asing.

Bagaimana Cara Mendapatkan Tarif Nol Rupiah?

Untuk mendapatkan fasilitas ini, tenaga medis dan kesehatan harus mengajukan permohonan secara elektronik kepada konsil terkait. Permohonan harus disertai dengan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan. Konsil kemudian akan melakukan verifikasi, dan berdasarkan hasil verifikasi, STR akan diterbitkan atau tidak.

Baca :  Apotek Efektif Sebagai Tempat Skrining Penyakit Jantung dengan Resiko Umum

Implementasi dan Harapan

Peraturan ini mulai berlaku 30 hari setelah diundangkan, yaitu pada tanggal 5 Juni 2024. Menteri Dengan diterapkannya tarif nol rupiah ini, diharapkan proses registrasi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan akan menjadi lebih mudah dan efisien. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong lebih banyak tenaga medis dan kesehatan untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Peraturan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban administratif bagi tenaga medis dan kesehatan, sehingga mereka dapat lebih fokus pada tugas utama mereka yaitu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.


Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk mendukung tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Hal ini merupakan langkah penting menuju transformasi kesehatan yang lebih baik, sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan berkeadilan.

Share this:

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Kimia Farma Hadapi Tantangan Besar: Penutupan Pabrik dan PHK Karyawan

Majalah Farmasetika – PT Kimia Farma (Persero) Tbk, perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, saat ini …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.