Riwayat Alergi Berpotensi Meningkatkan Risiko Darah Tinggi dan Penyakit Jantung

Majalah Farmasetika – Asma berkontribusi paling besar terhadap risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner. Data baru dari Survei Wawancara Kesehatan Nasional menunjukkan bahwa orang dewasa dengan riwayat gangguan alergi mungkin memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner, dengan risiko tertinggi terlihat di antara orang dewasa pria kulit hitam.

“Untuk pasien dengan gangguan alergi, evaluasi rutin tekanan darah dan pemeriksaan rutin untuk penyakit jantung koroner harus diberikan oleh dokter untuk memastikan perawatan dini diberikan kepada mereka yang menderita hipertensi atau penyakit jantung koroner,” kata penulis utama Yang Guo, PhD, dalam sebuah jumpa pers.

Studi sebelumnya telah melaporkan hubungan antara gangguan alergi dan penyakit kardiovaskular, tetapi Guo mengatakan temuan ini masih kontroversial. Penelitian saat ini bertujuan untuk menentukan apakah orang dewasa dengan gangguan alergi memiliki peningkatan risiko kardiovaskular.

Peneliti menggunakan data 2012 dari National Health Interview Survey, yang merupakan survei cross-sectional dari populasi AS. Kelompok alergi termasuk orang dewasa dengan setidaknya 1 gangguan alergi, termasuk asma, alergi pernapasan, alergi pencernaan, alergi kulit, dan alergi lainnya.

Secara keseluruhan, penelitian ini melibatkan 34.417 orang dewasa, lebih dari setengahnya adalah wanita, dengan usia rata-rata 48,5 tahun. Kelompok alergi termasuk 10.045 orang dewasa. Peneliti menyesuaikan usia, jenis kelamin, ras, merokok, minum alkohol, dan indeks massa tubuh, dan mereka juga memeriksa subkelompok yang dikelompokkan berdasarkan faktor demografis.

Para peneliti menemukan bahwa riwayat gangguan alergi dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner. Dalam analisis lebih lanjut, data menunjukkan bahwa individu dengan riwayat gangguan alergi antara usia 18 dan 57 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi.

Baca :  Inhaler Digital Pertama untuk Asma Mulai di Pasarkan 2019

Peningkatan risiko penyakit jantung koroner juga terlihat pada peserta penelitian yang berusia antara 39 dan 57 tahun, laki-laki, dan berkulit hitam. Asma berkontribusi paling besar terhadap risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner.

“Studi kohort besar lebih lanjut dengan tindak lanjut jangka panjang diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan,” kata Guo dalam siaran pers.

“Selain itu, menghargai mekanisme yang mendasarinya dapat membantu manajemen masa depan pada individu semacam itu.” tutupnya.

Sumber

History of allergies may be associated with increased risk of high blood pressure, heart disease. EurekAlert; April 11, 2022. Accessed April 18, 2022. https://www.eurekalert.org/news-releases/949115

Share this:

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Ketum IAI : Kami Malu, 72% Antibiotik Masih Diberikan Tanpa Resep di Apotek

Majalah Farmasetika – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (Ketum PP IAI), apt. Noffendri …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.