Download Majalah Farmasetika

TRYVIO™, Obat Hipertensi Resisten Golongan Antagonis Reseptor Endotelin Pertama yang disetujui oleh FDA

Majalah Farmasetika – Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik/diastolik melebihi 140/90 mmHg. Diperkirakan sebanyak 1,28 miliar orang dewasa yang berusia 30-79 tahun menderita hipertensi, dan sebagian besar diantaranya menderita hipertensi resisten. Hipertensi resisten merupakan suatu kondisi ketika pengobatan kombinasi tiga jenis obat antihipertensi dengan dosis maksimal tidak lagi dapat mengontrol tekanan darah.

Aprocintentan

Pada tahun 2024, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau yang biasa dikenal dengan singkatan FDA, menyutujui penggunaan aprocitentan (Tryvio™) sebagai pengobatan hipertensi resisten kombinasi pertama dengan mekanisme yang berbeda dari obat hipertensi sebelumnya. Aprocitentan merupakan obat yang aktif digunakan secara oral sehari sekali dan memiliki mekanisme antagonis reseptor endotelin-1 (ET-1). ET-1 berfungsi mengatur tonus pembuluh darah dan tekanan darah serta berkontribusi terhadap patogenesis hipertensi dikarenakan mempunyai sifat peptida vasokontriktor kuat. Hal ini ditunjukkan pada penelitian hewan dan manusia dimana terjadi peningkatan ekspresi ET-1 pada saat hipertensi. Penghambatan reseptor ET secara nonselektif (ETA dan ETB) dapat menurunkan ekspresi ET-1 yang menghasilkan vasodilatasi.

Uji Klinik

Uji klinik Tryvio™ telah dilakukan pada 730 pasien dewasa hipertensi resisten yang tersebar di 138 lokasi mencakup Asia, Australia, Eropa dan Amerika Utara. Pengujian dilakukan dengan metode randomisasi menggunakan beberapa tingkatan dosis aprocitentan, placebo dan lisinopril sebagai kontrol positif. Pada fase 1, penurunan tekanan darah setelah 4 minggu untuk aprocitentan 25 mg > aprocitentan 12,5 mg > plasebo. Pada fase 2 dan 3, penurunan darah terus berlanjut dan terpantau stabil hingga mencapai minggu ke-40. Sehingga berdasarkan pengujian klinik yang telah dilakukan, aprocitentan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan dibandingkan dengan plasebo.

Interaksi Obat      

Pengujian telah dilakukan untuk melihat interaksi Tryvio™ dengan beberapa obat seperti midazolam, rosuvastatin dan obat penghambat sistem renin angiotensin (valsartan dan enalapril). Hingga saat ini, dilaporkan tidak ada interaksi obat yang signifikan dari midazolam dan rosuvastatin. Namun, Tryvio™ menunjukkan reaksi sinergis dengan valsartan dan enalapril dalam menurunkan tekanan darah.

Studi Keamanan

  • Pada umumnya Tryvio™ dapat menyebabkan retensi cairan (edema) atau pembengkakan (resiko lebih tinggi pada usia >65 tahun) dan menurunnya kadar sel darah merah (anemia).
  • Tryvio™ tidak boleh diberikan kepada ibu hamil karena dapat membahayakan janin.
  • Tryvio™ dapat mempengaruhi kemampuan reproduksi pria yang disebabkan karena penurunan jumlah sperma.
  • Selain itu, Tryvio™ dapat menyebabkan masalah hati yang serius.

Untuk mengatasi efek samping edema, dapat dilakukan pemberian atau peningkatan diuretik dengan memonitoring fungsi jantung dan ginjal.

Kesimpulan

Aprocitentan (Tryvio™) merupakan obat golongan antagonis reseptor ET-1 pertama yang telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat sebagai terapi hipertensi resisten kombinasi dengan antihipertensi lainnya. Uji klinis membuktikan bahwa aprocitentan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan seiring dengan peningkatan dosis. Obat ini dapat berinteraksi sinergis dengan valsartan dan enalapril dalam menurunkan tekanan darah. Namun, obat ini memiliki efek samping berupa edema, anemia, penurunan jumlah sperma, masalah hati dan tidak dapat diberikan kepada ibu hamil.

Daftar Pustaka

  1. Angeli F, Verdecchia P, Reboldi G. Aprocitentan, a dual endothelin receptor antagonist under development for the treatment of resistant hypertension. Cardiology and therapy. 2021 Dec;10(2):397-406.
  2. Ram CV. A New Class of Drugs Approved in the United States for Hypertension: Endothelin Antagonists. The American Journal of Medicine.
  3. https://www.fda.gov/drugs/drug-approvals-and-databases/drug-trials-snapshots-tryvio

About Jessica Theodor Usman

Mahasiswi magister farmasi universitas padjajaran tahun 2024

Check Also

VELSIPITY, Obat Baru Terapi Radang Usus Besar Mengandung ETRASIMOD

Majalah Farmasetika – FDA melakukan penerimaan terhadap Velsipity dengan Active Pharmaceutical Ingredients Etrasimod sebagai terapi …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses