Majalah Farmasetika – Hasil uji klinis yang dilakukan di Inggris telah menunjukkan bahwa semprotan hidung oksida nitrat (NONS, SaNOtize) adalah pengobatan antivirus yang aman dan efektif untuk mencegah penularan dan durasi gejala COVID-19, serta mengurangi keparahan gejala dan kerusakan pada mereka yang sudah terinfeksi, menurut rilis peneliti. Hasil uji klinis …
Read More »Regulator Eropa Tegaskan Vaksin AstraZeneca Aman dari Pembekuan Darah
Majalah Farmasetika – Regulator obat Uni Eropa mengatakan Kamis bahwa vaksin virus korona AstraZeneca “aman dan efektif” dan tidak terkait dengan peningkatan risiko pembekuan darah. Badan Obat-obatan Eropa (European Medicines Agency / EMA) mengatakan bahwa setelah penyelidikan tidak bisa “secara definitif” mengesampingkan hubungan dengan jenis kelainan darah yang sangat langka. …
Read More »Pentingnya RUU Praktik Kefarmasian Gantikan RUU Kefarmasian
Majalah Farmasetika – Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) akan mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Praktik Kefarmasian sebagai pengganti RUU Kefarmasian (Omnibuslaw). Berdasarkan press rilis yang diterima redaksi (17/3/2021), FIB akan bersikap untuk mengambil alih legal drafter RUU Kefarmasian ini yang merupakan tindak lanjut dari hasil Mukernas III FIB yang berlangsung Januari 2021. Dalam …
Read More »Ditangguhkan di 15 Negara, BPOM Kaji Vaksin COVID-19 AstraZeneca Terkait Pembekuan Darah
Majalah Farmasetika – Vaksin COVID-19 AstraZeneca di 15 negara di Uni Eropa ditangguhkan penggunaannya dikarenakan diketahui adanya kejadian pembekuan darah (blood clot cases) termasuk 2 (dua) kasus fatal di Austria dan Denmark pasca penyuntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca bets tertentu. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama KOMNAS PP KIPI dan …
Read More »Kemenkes Jelaskan Alasan Masa Simpan Vaksin Sinovac Hanya 6 Bulan
Majalah Farmasetika – Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melalui Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa berdasarkan data stability produk vaksin Sinovac dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), diklaim bahwa vaksin COVID-19 produksi Sinovac memiliki masa simpan selama 6 bulan. Nadia juga mengklarifikasi seputar isu yang beredar bahwa …
Read More »Menkes Merubah Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori 30 Item Obat
Majalah Farmasetika – Menteri Kesehatan, Budi G Sadikin, merubah penggolongan, pembatasan, dan kategori obat untuk total 30 item obat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes/PMK) nomor 3 tahun 2021 tentang Perubahan Penggolongan, Pembatasan, dan Kategori Obat. Perubahan penggolongan obat NONAMA GENERIK OBATGOLONGAN SEMULAGOLONGAN BARU PEMBATASAN 1 …
Read More »Vaksin COVID-19 AstraZeneca Tak Sebabkan Efek Penggumpalan Darah
Majalah Farmasetika – Perusahaan AstraZeneca (AZ) telah mengeluarkan pembaruan tentang keamanan vaksin COVID-19-nya, dengan mengatakan ulasan tersebut tidak menunjukkan bukti peningkatan risiko penggumpalan darah di antara orang-orang yang divaksinasi dengan suntikannya. Dalam sebuah pernyataan, AZ mengatakan bahwa di seluruh Uni Eropa (UE) dan Inggris, telah terjadi 15 peristiwa trombosis vena …
Read More »Apoteker di Rumah Sakit Harus Berinovasi Dorong Pemulihan Finansial
Majalah Farmasetika – Rantai pasokan sediaan farmasi dan alat kesehatan di Rumah Sakit akan memainkan peran yang lebih penting karena pandemi terus mengancam kelangsungan keuangan rumah sakit dan sistem kesehatan. Terlebih Rumah Sakit selalu menjadi pusat perawatan kesehatan. Berikut adalah ulasan apa yang harus dilakukan oleh Apoteker di Rumah Sakit …
Read More »Utamakan Keselamatan, FIB Dukung Sikap Tegas Presiden dan BPOM Terkait Vaksin Nusantara
Majalah Farmasetika – Organisasi profesi apoteker Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) mendukung sikap tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny Lukito, terkait pengembangan vaksin COVID-19 di tanah air yang harus sesuai dengan kaidah ilmiah dan keilmuan yang berlaku sehingga mengutamakan keselamatan untuk rakyat Indonesia. BPOM …
Read More »Karena Izin Darurat BPOM, Waktu Kadaluarsa Vaksin Sinovac Jadi 6 Bulan
Majalah Farmasetika – PT Bio Farma terkesan memangkas masa kadaluarsa Vaksin COVID-19 Sinovac dari 2 tahun menjadi 6 bulan yang tertuang dalam surat pernyataan Shelf life CoronaVac tertanggal 10 Februari 2021. Padahal hal ini dilakukan dikarenakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan Izin Edar Darurat (Emergency Use Authorization/EUA). Dalam …
Read More »
Info Farmasi Terkini Berbasis Ilmiah dan Praktis Majalah Farmasi Online Pertama di Indonesia