Majalah Farmasetika-IgA nefropati (IgAN) merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronik (PGK) primer pada dewasa, dengan proteinuria sebagai prediktor kuat progresi penurunan fungsi ginjal. Atrasentan 0,75 mg (VANRAFIA), antagonis reseptor endotelin A selektif, menerima accelerated approval dari FDA pada April 2025 untuk reduksi proteinuria pada pasien dewasa dengan IgAN …
Read More »Dari Uji Klinis Ke Manfaat Nyata: Delgocitinib Sebagai Unggulan Baru Pada Terapi Chronic Hand Eczema
Majalah Farmasetika- Chronic Hand Eczema (CHE) merupakan penyakit kulit yang sering dialami dan kerap menurunkan kualitas hidup karena gejala yang sulit hilang. Selama ini beberapa terapi seperti kortikosteroid atau obat penekan imun menjadi standar terapi, namun penggunaan jangka panjang sering kali menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Kini, hadir Delgocitinib, obat …
Read More »EKTERLY (Sebetralstat): Harapan Baru Pasien Hereditary Angioedema di Indonesia
Majalah Farmasetika – Hereditary angioedema (HAE) adalah penyakit langka yang diturunkan oleh keluarga, penyakit ini dapat menimbulkan pembengkakan tiba-tiba pada bagian tubuh dan dapat mengancam jiwa. HAE dapat muncul pada wajah, kaki, tangan, tenggorokan, dan pada dinding usus yang menimbulkan nyeri perut hebat. 3 Juli 2025 Food and Drug Administration …
Read More »Bosutinib, Obat Baru untuk Pasien Anak dengan Leukemia Myelogenous Kronis
Majalah Farmasetika – Bosutinib (Bosulif) diindikasikan untuk mengobati pasien anak dengan leukemia myelogenous kronis fase kronis kromosom Philadelphia-positif yang baru didiagnosis, resisten, atau tidak toleran terhadap terapi sebelumnya. FDA telah menyetujui bosutinib (Bosulif) untuk mengobati pasien anak berusia 1 tahun atau lebih dengan kromosom Philadelphia (Ph) – positif fase kronis …
Read More »Laqembi: Terobosan Terbaru untuk Pengobatan Penyakit Alzheimer Dini
Majalah Farmasetika – Pada bulan Januari 2023 kemarin, Food and Drug Association (FDA) atau badan yang mengawasi obat dan makanan di Amerika Serikat mengumumkan persetujuan obat baru sebagai terapi pengobatan Alzheimer. Obat tersebut bernama Laqembi yang memiliki zat aktif yaitu lecanemab-irmb yang digunakan sebagai pengobatan penyakit Alzheimer. Alzheimer Penyakit Alzheimer …
Read More »Lantidra, Terapi Seluler Pertama Pasien Diabetes Tipe 1 Disetujui FDA
Majalah Farmasetika – Food and Drug Administration AS (FDA) telah mengumumkan bahwa FDA telah menyetujui Lantidra, terapi seluler pulau pankreas alogenik (donor) pertama yang terbuat dari sel pankreas donor yang sudah meninggal untuk pengobatan pasien dewasa dengan diabetes tipe 1. Obat ini disetujui untuk pasien dewasa dengan diabetes tipe 1 …
Read More »Paxlovid, Obat COVID-19 Terbaru yang Lebih Efektif Hadir di Indonesia
Majalah Farmasetika – Kementrian Kesehatan RI mengumumkan bahwa obat baru untuk COVID-19 kini tersedia di Indonesia. Obat itu adalah nirmatrelvir/ritonavir atau Paxlovid, dan dianggap lebih efektif dalam membantu penyembuhan pasien COVID-19. Menurut Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, penyediaan stok obat dalam negeri adalah upaya pemerintah untuk memastikan bahwa masyarakat …
Read More »Retifanlimab-dlwr, Obat Baru untuk Karsinoma Sel Merkel
Majalah Farmasetika – Food and Drug Administration (FDA) AS telah memberikan persetujuan yang dipercepat untuk retifanlimab-dlwr (Zynyz; Incyte) untuk pengobatan orang dewasa dengan karsinoma sel Merkel (MCC) metastasis atau berulang secara lokal maju. Retifanlimab-dlwr adalah antibodi monoklonal IgG4 manusiawi yang menargetkan reseptor kematian terprogram manusia-1 (PD-1). “Lebih dari sepertiga pasien …
Read More »Daprodustat, Obat Oral Pertama untuk Anemia Disetujui FDA
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui pengobatan oral pertama untuk anemia pada tanggal 1 Februari 2023, menetapkan bahwa daprodustat (Jesduvroq) diberi label untuk anemia yang disebabkan oleh penyakit ginjal kronis (PGK) pada orang dewasa yang telah menjalani dialisis selama minimal 4 bulan. Saat mengumumkan hal …
Read More »Sistem Penghantaran Obat Nano NaDeNo, Harapan Baru untuk Kanker Peritoneum
Majalah Farmasetika – NaDeNo, sebuah perusahaan obat nano baru dan spin-off dari lembaga sains Norwegia SINTEF, telah mengungkapkan hasil yang menjanjikan untuk penyembuhan kanker yang telah menyebar ke rongga peritoneum. Kanker peritoneal sulit diobati dan memiliki tingkat kelangsungan hidup yang buruk karena tingkat darah yang melewatinya dan karena biasanya didiagnosis …
Read More »
Info Farmasi Terkini Berbasis Ilmiah dan Praktis Majalah Farmasi Online Pertama di Indonesia