Sediaan Farmasi

Informasi mengenai berbagai macam sediaan farmasi dan alat kesehatan

Zurzuvae, Obat Oral Pertama untuk Depresi Pasca Melahirkan

wanita hamil

Majalah Farmasetika – Depresi pascamelahirkan Atau PPD adalah kondisi yang cukup banyak dialami wanita setelah melahirkan. Diperkirakan sekitar 10-15% wanita mengalami kondisi ini. Menurut sebuah tinjauan sistematis, angka kejadian gangguan kesehatan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan pada ibu di negara berkembang tercatat memiliki rata-rata 15,6 persen saat hamil dan …

Read More »

Laqembi: Terobosan Terbaru untuk Pengobatan Penyakit Alzheimer Dini

Majalah Farmasetika – Pada bulan Januari 2023 kemarin, Food and Drug Association (FDA) atau badan yang mengawasi obat dan makanan di Amerika Serikat mengumumkan persetujuan obat baru sebagai terapi pengobatan Alzheimer. Obat tersebut bernama Laqembi  yang memiliki zat aktif yaitu lecanemab-irmb yang digunakan sebagai pengobatan penyakit Alzheimer. Alzheimer Penyakit Alzheimer …

Read More »

XADURO, Antibiotik Kombinasi Sulbactam dan Durlobactam sebagai Terapi Bertarget Patogen Pertama Untuk Mengobati Ventilator-Associated Bacterial Pneumonia

bakteri

Majalah Farmasetika – Pada bulan Mei 2023, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui Xacduro sebagai pengobatan baru untuk kasus Hospital-Associated Bacterial Pneumonia (HABP) dan Ventilator-Associated Bacterial Pneumonia (VABP) yang disebabkan oleh strain bakteri Acinetobacter baumannii -calcoaceticus complex. Kasus VABP di Indonesia Ventilator-Associated Bacterial Pneumonia (VABP) didefinisikan sebagai …

Read More »

WHO Tambahkan Polypill Kardiovaskular Kedalam Daftar Model Obat Esensial

who

Majalah Farmasetika – Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian secara global. Diperkirakan 17,9 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada tahun 2019, mewakili 32% dari semua kematian global. Dari kematian tersebut, 85% disebabkan oleh serangan jantung dan stroke (WHO, 2021). Meskipun dengan adanya farmakoterapi efektif untuk pencegahan sekunder, kejadian iskemik …

Read More »

Makan Micin Berlebih Tingkatkan Reaksi Oksidasi dalam Tubuh Hingga Kerusakan Organ

Majalah Farmasetika – Monosodium glutamate (MSG) dikenal sebagai “micin” merupakan bumbu yang sering ditambahkan pada masakan untuk menguatkan cita rasa masakan tersebut, bahan ini mudah ditemukan dirumah dan diluar berupa jajanan yang biasa dikonsumsi bahkan biasanya dikonsumsi oleh anak – anak. Namun, kebiasaan konsumsi Monosodium glutamate (MSG) tidak terkontrol dan …

Read More »

Penelitian Terbaru Temukan Dampak Buruk NSAID pada C. difficile

bakteri

Majalah Farmasetika – Penelitian baru dari Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP) telah menemukan mengapa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) memperburuk infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh Clostridioides difficile (C. diff). Dalam penelitian tersebut, para peneliti menunjukkan bahwa NSAID menyebabkan gangguan pada mitokondria sel yang melapisi usus besar yang memicu kerusakan yang disebabkan …

Read More »

Gunakan miRNAs, Deteksi Akurat Baru untuk Terapi C. difficile

Majalah Farmasetika – Pendekatan diagnostik yang baru dan lebih andal, microRNAs (miRNAs) digunakan untuk mendeteksi dan mengobati Clostridioides difficile (CDI) dengan lebih akurat, menurut tinjauan penelitian yang dipublikasikan di World Journal dari Gastroenterologi . CDI diklasifikasikan oleh CDC sebagai ancaman mendesak dalam laporan resistensi antibiotik 2019. Pada pasien dengan CDI terkait medis, 1 dari …

Read More »

FDA Rilis Kombinasi Obat Baru untuk Diabetes Tipe 2 pada Anak

Majalah Farmasetika – Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) telah mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui Jardiance (empagliflozin) dan Synjardy (empagliflozin dan metformin hidroklorida) di samping diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol gula darah pada anak-anak di atas usia sepuluh tahun dengan diabetes tipe 2. Satu-satunya pengobatan oral lainnya untuk anak-anak …

Read More »

Antibiotik yang Umum Digunakan Terkait dengan Infeksi C. difficile Termasuk Ciprofloxacin, Meropenem

Majalah Farmasetika – Antibiotik yang ditemukan paling sering dikaitkan dengan infeksi clostridium difficile adalah piperacillin / tazobactam, meropenem, vankomisin, ciprofloxacin, ceftriaxone, dan levofloxacin, menurut sebuah penelitian baru-baru ini. Antibiotik yang paling sering dikaitkan dengan  infeksi clostridium difficile (CDI) adalah piperacillin / tazobactam, meropenem, vankomisin, ciprofloxacin, ceftriaxone, dan levofloxacin, sebuah studi …

Read More »