Tag Archives: ikatan apoteker indonesia

DPR Minta Organisasi Profesi Farmasi Harus Berperan dalam Fungsi Pengawasan Obat

kesalahan pengobatan

farmasetika.com – Ketua Panja Peredaran Vaksin dan Obat Komisi IX DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi memimpin Rapat Dengar Pendapat bersama Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdafki), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI),Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFI) dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) terkait vaksin dan obat palsu untuk mendengar tata cara produksi dan peredaran obat (26/1/2017). …

Read More »

11 Tanggapan PP IAI Terkait Keputusan MK Tentang Pengujian UU No.36 2014 Tentang Kesehatan

pp iai

farmasetika.com – Pengurus Pusat Ikatan Apotek Indonesia (PP IAI) memberikan tanggapan terhadap hasil keputusan Mahkama Konstitusi Nomor 82/PUU-XIII/2015 tentang Pengujian Undang-Undang No.36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dari hasil Forum Diskusi yang diselenggarakan pada hari Kamis 22 Desember 2016 di Surabaya. Beredarnya berita di media online yang kemudian disebarkan melalui media sosial …

Read More »

Dilema Penerapan Permenkes No. 31 Tahun 2016 di Dunia Kefarmasian

regulasi

Majalah Farmasetika (V1N8-Oktober 2016). Salah satu topik diskusi yang masih hangat dibincangkan dikalangan tenaga kefarmasian, khususnya apoteker saat ini adalah tentang terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes/PMK RI) No. 31 Tahun 2016. Perubahan “tradisi” apoteker di Permenkes RI No. 31 Tahun 2016 menjadi perbincangan hangat di kalangan apoteker? Permenkes RI No. …

Read More »

Beredar Surat Perintah Penyelidikan Dugaan Tindak Pidana Kefarmasian dari RESKRIMSUS POLDA Jabar

Hi farmasetikers! Akhir-akhir ini beredar melalui pesan berantai sebuah surat perintah tugas penyelidikan bernomor : SP.Gas.Lidik/435/X/2016/Dit Reskrimsus dari Reserse Kriminal Khusus, Kepolisian Daerah Jawa Barat (RESKRIMSUS POLDA JABAR) yang ditandatangani tanggal 4 Oktober 2016 oleh Direktur Kriminal Khusus POLDA JABAR, Drs. A. Kliment Dwikorjanto, M.Si. Dalam surat ini diperintahkan 10 orang anggota kepolisian untuk melaksanakan tugas Kepolisian dalam rangka Penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan Kesehatan, Kedokteran dan Farmasi serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang RI No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, UU RI No 7 Tahun 1963 tentang Farmasi, UU RI No.36 Tahun 2014 tentang tenaga medis dan UU RI No.32 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ditugaskan untuk membuat rencana penyelidikan dan melaporkan setiap hasil perkembangannya kepada Direktur Reskrim POLDA JABAR. Surat tugas ini sejak tanggal 4 Oktober hingga 15 Oktober 2016. Menyikapi beredarnya surat ini, muncul pula himbauan dari Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI Jabar) melalui pesan berantai. *INFO SANGAT PENTING* Bahwa terkait dg beredarnya Surat dari Direskrimsus Polda Jabar tgl 4 Okt 2016 di media sosial secara luas, maka PD Jabar Surat sedang mendalaminya. Namun demikian, kami mohon kpd Ketua PC agar melakukan upaya-upaya perlindungan ke segenap Anggota di wilayah masing-masing dengan cara menghimbau utk: 1) Mentaati untuk memasang Papan Praktik. 2) Konsisten melaksanakan Praktik. 3) Mentaati SOP sesuai ketentuan yg berlaku. 4) Memperkecil peluang praktik dilakukan tanpa ada apoteker. 5) Ketua PC secepatnya menyampaikan informasi apapun ke PD bila ada hal-hal yg dianggap perlu. Dihimbau kepada _Setiap Anggota_ utk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dg memastikan diri telah memiliki _Izin Fasilitas_ & _Izin Praktik_ yg masih berlaku. *Rapatkan Barisan Apoteker se-Jawa Barat* Ketika dikonfirmasi kepada Ketua PD IAI Jabar, Ali Mashuda beliau tidak ingin berkomentar banyak hanya meminta demi kepentingan Apoteker di Jabar semoga farmasetika.com bisa menjembatani antara POLDA Jabar dengan PD IAI Jabar terkait surat yang beredar saat ini.

farmasetika.com – Akhir-akhir ini beredar melalui pesan berantai sebuah surat perintah tugas penyelidikan bernomor : SP.Gas.Lidik/435/X/2016/Dit Reskrimsus dari Reserse Kriminal Khusus, Kepolisian Daerah Jawa Barat (RESKRIMSUS POLDA Jabar) yang ditandatangani tanggal 4 Oktober 2016 oleh Direktur Kriminal Khusus POLDA Jabar, Drs. A. Kliment Dwikorjanto, M.Si. Dalam surat ini diperintahkan 10 …

Read More »

PD IAI Lampung Tolak Apotek Rakyat dan Dorong Program Tiada Apoteker Tiada Pelayanan

pd iai lampung

farmasetika.com – Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Lampung, Ardiyansyah Kahuripan, M.Si., Apt. mengeluarkan 5 pernyataan resmi kemarin (2/10) terkait obat palsu dan vaksin palsu pada aksi simpatik memperingati World Pharmacist Day atau Hari Apoteker Se-Dunia yang jatuh pada tanggal 25 September 2016. Dalam press releasenya yang diterima redaksi, apoteker …

Read More »

PD IAI Jakarta Tetapkan Imbal Jasa Pekerjaan Apoteker di Apotek, Klinik, PBF, RS dan Industri

sk-imbal-jasa

farmasetika.com – Pengurus Daerah DKI Jakarta Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) mengeluarkan surat keputusan dengan nomor 050/PD.IAI/DKI Jakarta/VIII/2016 terkait Imbal Jasa Pekerjaan Apoteker di Apotek dan Klinik, Pedagang Besar Farmasi (PBF), Rumah Sakit dan Industri Farmasi. SK ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan 2 poin penting yakni  : Bahwa dalam rangka memberikan apresiasi …

Read More »

PP IAI Himbau Apoteker Melaksanakan Praktik Kefarmasian Secara Bertanggung Jawab

Majalah Farmasetika (V1N7-September 2016). Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) mengeluarkan surat himbauan No. B1.187/PP.IAI/1418/IX/2016 tentang “Himbauan praktik apoteker yang bertanggung jawab” pada 19 September 2016. Surat himbauan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang diselenggarakan oleh Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada hari Kamis, 16 …

Read More »

Pasca Klarifikasi Vaksin Palsu, Saatnya Bangun Harkat dan Martabat Praktik Apoteker

medai iai

Majalah Farmasetika (V1N5-Juli 2016). Ketua Majelis Etik dan Disiplin Apoteker Indonesia Pusat (MEDAI), Drs. Sofiarman Tarmizi, MM, Apt mengeluarkan surat edaran No. MEDAI.IAI/SE/003/VII/2016 yang ditujukan kepada seluruh Apoteker di Indonesia untuk membangun harkat dan martabat praktik Apoteker. Surat edaran ini juga didukung oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) dengan membuat …

Read More »