Tidak Cantumkan Kandungan Babi, BPOM Cabut Izin Edar Produk Mi Asal Korea

farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mengeluarkan surat perintah penarikan produk Mi asal Korea pada tanggal 15 Juni 2017 no surat IN.08.04.532.06.17.2432 dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan.

Badan POM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga mengandung babi dan turunannya. Berdasarkan hasil sampling terhadap mie instan asal Korea, beberapa produk menunjukkan hasil positif mengandung fragmen DNA spesifik babi namun tidak mencantumkan peringatan “Mengandung Babi” pada label.

Produk tersebut adalah :

  1. Samyang Mi Instan U-Dong, ML 231509497014, Importir PT. Koin Bumi
  2. Nongshim Mi Instan (Shin Ramyun Black), ML 231509052014, Importir PT. Koin Bumi
  3. Samyang Mi Instan Rasa Kimchi, ML 231509448014, Importir PT Koin Bumi
  4. Ottogi Mi INstan (Yeul Ramen), ML 23150928014, Importir PT Koin Bumi

Sehubungan dengan hal tersebut, Badan POM telah mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Importir yang bersangkutan untuk melakukan penarikan produk dari peredaran
  2. Pencabutan nomor ijin edar karena tidak sesuai dengan ketentuan
  3. Public warning di laman Badan POM

Dalam rangka mengantisipasi peredaran produknya, Balai Besar/Balai POM diminta untuk melakukan pemantauan antara lain di sarana distribusi pangan yang menjual produk termasuk diantaranya importir/distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional atau sarana yang sering melakukan pelanggaran.

Sumber : http://www.pom.go.id/mobile/index.php/view/pers/374/PENARIKAN-PRODUK-MI-INSTAN-ASAL-KOREA-YANG-MENGANDUNG-BABI.html

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca :  BPOM Tetapkan Vitamin D 1000 IU sebagai Suplemen Kesehatan Peningkat Daya Tahan Tubuh

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

FDA Hentikan Izin Darurat Antibodi Monoklonal Bamlanivimab untuk COVID-19 Penggunaan Sendiri

Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) kemarin (16/4/2021) mencabut …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.