Majalah Farmasetika – Rukobia (Fostemsavir) merupakan obat yang digunakan untuk infeksi virus imunodefisiensi tipe 1 (HIV-1) pada orang dewasa dengan resistensi terhadap beberapa obat lain. (Lagishetty et al, 2020). Efek samping Fostemsavir memang dapat menyebabkan efek samping seperti abnormalitas tertentu. Salah satu kasus yang tercatat adalah pada ibu hamil berdasarkan …
Read More »RUU Kefarmasian Tak Termasuk 38 Draf Usulan RUU Prolegnas Prioritas 2021
Majalah Farmasetika – Rancangan Undang Undang (RUU) Kefarmasian tidak termasuk dalan draf daftar RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021 setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI bersama pemerintah dan DPD RI mengusulkan 38 RUU masuk ke dalam Prolegnas Prioritas 2021. Hal itu berdasarkan hasil rapat panja Prolegnas Prioritas 2021 di Baleg DPR, …
Read More »Breaking : Vaksin COVID-19 AstraZeneca dan Oxford 70,4% Efektif
Majalah Farmasetika – Analisis sementara dari vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan perusahaan bioteknologi AstraZeneca telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan data dari uji coba klinis fase 3 yang besar menunjukkan “keefektifan” rata-rata 70,4%, menurut tim pengembangan vaksin. Berbagai upaya untuk mengembangkan vaksin sedang dilakukan di negara-negara di …
Read More »Produk Antibodi Kedua untuk Terapi COVID-19 Mendapat Izin Darurat dari FDA
Majalah Farmasetika – Salah satu obat eksperimental yang diterima Presiden Trump saat dia melawan virus corona telah disetujui untuk penggunaan darurat (Emergency Use Authorization) oleh Food and Drug Administration (FDA). Obat tersebut, dibuat oleh perusahaan bioteknologi Regeneron, adalah pengobatan antibodi kedua yang mendapatkan persetujuan penggunaan darurat dari FDA. Perawatan ini …
Read More »Tingkatkan Peran Puskesmas, Menkes Dukung Sekolah Tatap Muka Januari 2021
Majalah Farmasetika – Kementrian Kesehatan RI mendukung kebijakan pemerintah pusat yang memutuskan bahwa Pemerintah Daerah dapat membuka sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19 di semester genap per Januari 2021. Bidang kesehatan akan meningkatkan perannya dalam mencegah penularan COVID-19, salah satunya dengan meningkatkan peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Sekolah tatap …
Read More »BPOM Bisa Berikan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac Januari 2021
Majalah Farmasetika – Vaksin Sinovac untuk mencegah terinfeksi COVID-19 diprediksi dapat memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan pada minggu ke-3 atau minggu ke-4 Januari 2020. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers (19/11/2020) Pengawalan Keamanan, Khasiat, dan Mutu Vaksin COVID-19 oleh Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito. …
Read More »BPOM : Metformin yang Beresiko Kanker Tidak Beredar di Indonesia
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menegaskan bahwa produk extended release/rilis diperpanjang mengandung metformin yang beresiko kanker karena tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) diatas ambang normal tidak beredar di Indonesia. Metformin adalah obat anti-diabetes yang sudah digunakan secara global sejak tahun 1957. Metformin terbukti aman dan efektif dalam pengobatan …
Read More »Breaking : Analisis Akhir Uji Klinis Vaksin COVID-19 Pfizer Berikan Efikasi 95%
Majalah Farmasetika – Perusahaan farmasi Pfizer dan BioNTech pada 18 November 2020 mengumumkan bahwa setelah melakukan analisis kemanjuran akhir dalam studi Tahap 3 yang sedang berlangsung, kandidat vaksin COVID-19 berbasis mRNA mereka, BNT162b2, memenuhi semua titik akhir kemanjuran utama penelitian. Analisis data menunjukkan tingkat kemanjuran vaksin 95% (p <0,0001) pada …
Read More »BPOM Cabut Izin Darurat Klorokuin dan Hidroksiklorokuin untuk Terapi COVID-19
Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mencabut izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) terapi corona virus diasease 2019 (COVID-19) untuk beberapa produk yang mengandung klorokuin/chloroquine phospate (CQ) dan hidroksriklorokuin/hydroxychloroquine Sulfate (HCQ). Berdasarkan surat edaran BPOM terkait Pemberitahuan terkait Pencabutan EUA CQ dan HCQ pada 13 November …
Read More »Vaksin COVID-19 Moderna Stabil 30 Hari di Lemari Es, Menunjang Vaksinasi Global
Majalah Farmasetika – Selain memiliki efektivitas 94,5% cegah COVID-19 yang lebih baik dengan vaksin COVID-19 dari BioNTech dan Pfizer (90%), kandidat vaksin COVID-19 dari Moderna bisa bertahan di suhu 2-8 derajat Celcius selama 30 hari, sedangkan vaksin dari Pfizer bertahan di suhu minus 75 derajat celcius selama 5 hari. Selain …
Read More »
Berita
Berita terbaru berkenaan dengan farmasetika