Pasien COVID-19 Masih Menderita Setelah Dinyatakan Sembuh

Majalah Farmasetika – Pasien yang dirawat karena penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) terus menghadapi tantangan bahkan setelah keluar dari rumah sakit, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan lebih dari 1,32 juta kematian dan ada lebih dari 54,7 juta kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Untuk pasien yang dirawat di rumah sakit karena virus, kehidupan setelah pulih dari COVID-19 terus menjadi tantangan.

Penelitian ini terdiri dari 488 pasien COVID-19 yang selamat 60 hari setelah dirawat di rumah sakit. Peneliti mensurvei mereka tentang kehidupan setelah keluar dari rumah sakit dan beban lanjutan yang ditimbulkan oleh COVID-19 pada hidup mereka.

Menurut penelitian, 39% dari mereka yang disurvei melaporkan bahwa mereka belum kembali ke aktivitas normal 2 bulan setelah keluar. Selain itu, 12% mengatakan bahwa mereka tidak dapat melakukan perawatan diri dasar untuk diri mereka sendiri atau sebaik yang mereka bisa lakukan sebelum tertular virus. Pasien yang dipulangkan juga terus mengalami masalah pernapasan, dengan hampir 23% melaporkan bahwa mereka terasa kekurangan istirahat setelah menaiki tangga.

Sepertiga pasien masih mengalami gejala mirip COVID-19, seperti gangguan rasa atau bau. Kehidupan pribadi mereka juga menderita, dengan 40% melaporkan bahwa mereka tidak dapat kembali bekerja, baik karena mereka masih terlalu sakit atau telah kehilangan pekerjaan. Menurut penelitian, 26% dari mereka yang telah kembali bekerja harus bekerja lebih sedikit atau dikurangi tugasnya.

“Banyaknya orang yang berjuang setelah COVID membawa urgensi baru untuk mengembangkan program untuk lebih mempromosikan dan mendukung pemulihan setelah penyakit akut,” kata penulis senior Hallie Prescott, MD, MS, dokter perawatan paru / kritis di University of Michigan dan VA Ann Arbor. Sistem Perawatan Kesehatan, dalam siaran pers.

Baca :  Lebih Murah dari Covifor, Indofarma Jual Desrem "Remdesivir" Pekan Depan

COVID-19 tidak hanya berdampak fisik pada mereka yang dipulangkan dari rumah sakit, tetapi juga mental dan finansial, menurut penelitian tersebut. Hampir setengah dari peserta melaporkan bahwa pengalaman itu memengaruhi mereka secara emosional. Selain itu, 37% melaporkan bahwa pengalaman membebani mereka secara finansial, 10% melaporkan menggunakan semua tabungan mereka untuk pengobatan, dan 7% mengatakan mereka mengambil jatah setidaknya 1 pengeluaran penting, seperti kebutuhan makanan untuk menutupi biaya.

Sumber :

Life after COVID hospitalization: Study shows major lasting effects on health, work and more [News Release] November 11, 2020; Ann Arbor, Mich. Accessed November 17, 2020. https://www.sciencedaily.com/releases/2020/11/201111180635.htm

Vineet Chopra, Scott A. Flanders, Megan O’Malley, Anurag N. Malani, Hallie C. Prescott. Sixty-Day Outcomes Among Patients Hospitalized With COVID-19Annals of Internal Medicine, 2020; DOI: 10.7326/M20-5661

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Ketibaan vaksin AstraZeneca di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (08/03/2021) sore. (Foto: Biro Pers Setpres/Rusman)

Kadaluarsa 31 Mei, Kemenkes Imbau Segera Gunakan Vaksin AstraZeneca

Majalah Farmasetika – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menerbitkan Surat Edaran …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.