Farmasetika.com – Saat ini, tingkat kematian (mortality rate) yang disebabkan oleh kanker semakin meningkat. Salah satu kanker yang menyebabkan kematian tertinggi adalah kanker paru. Kanker Paru Penyebab Utama Kematian Menurut WHO, pada tahun 2012, kanker menyebabkan angka kematian sebanyak 8,2 juta jiwa dan 1,59 juta di antaranya disebabkan oleh kanker …
Read More »Johnson and Johnson Luncurkan Patch untuk mengendalikan Pendarahan pada Pembedahan
Farmasetika.com – Pendarahan seringkali menjadi suatu masalah utama dalam proses pembedahan, akibatnya tak sedikit kasus menyebutkan bahwa potensi kegagalan dalam pembedahan diakibatkan karena adanya pendarahan yang berlebih. Penanganan konvensional dalam pendarahan Pendarahan dalam pembedahan secara konvensional dapat ditangani dengan jahitan, ligatur, dan kauterifikasi, namun teknik ini kurang efektif dan tidak …
Read More »Perflutren Mikrosfer, Agen Kontras ZAMAN NOW!
Farmasetika.com – Seiring dengan perkembangan zaman, untuk meningkatkan efektivitas obat, banyak teknologi penghantaran obat yang semakin berkembang. Sistem penghantaran obat baru yang dikenal dengan istilah New Drug Delivery System kian beragam. Salah satunya adalah mikrosfer. Mikrosfer adalah partikel yang berbentuk menyerupai bola dengan diameter antara 50 nm – 20 µm …
Read More »Brivaracetam, Obat Terbaru untuk Terapi Epilepsi
Farmasetika.com – Epilepsi adalah penyakit neurologis keempat yang mempengaruhi lebih dari 65 juta individu di seluruh dunia. Kondisi ini diakibatkan oleh fungsi abnormal rangsangan neuron di otak. Mekanisme terjadinya kejang pada epilepsi Saat neuron bekerja secara serentak, terjadi pergeseran depolarisasi paroksimal, sehingga neuron mengalami resistensi terhadap rangsangan, akibatnya banyak potensi …
Read More »Latanoprostene, Obat Tetes Mata Terkini Atasi Glaukoma
Farmasetika.com – Vyzulta (Latanoprostene) merupakan obat yang memiliki indikasi untuk mengurangi tekanan intraocular pada pasien dengan glukolma atau hipertensi ocular. Obat ini tersedia dalam bentuk larutan untuk pemberian topical pada mata. Vyzulta 0,024% tidak boleh diberikan lebih dari sekali sehari karena dapat mengurangi efeknya. Disetujui FDA pada tanggal 2 November …
Read More »Abaloparatide, Solusi Baru Untuk Terapi Osteoporosis
Farmasetika.com – Pada 28 April 2017, abaloparatid (Nama dagang: TYMLOS™) menerima persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) untuk pengobatan wanita pascamenopause dengan osteoporosis berisiko tinggi mengalami patah tulang. Apa itu osteoporosis? Osteoporosis adalah penipisan dan pengeroposan tulang. Osteoporosis biasanya terjadi pada wanita yang sudah menopause. Osteoporosis dapat meningkatkan resiko …
Read More »Besponsa, Obat Baru yang Memberantas Leukimia
farmasetika.com – Semakin hari dengan perubahan lifestyle manusia yang kian membutuhkan kepraktisan, kecepatan dan kesibukan yang tiada henti membuat kesehatan diri sendiri tidak menjadi prioritas dikala sehat untuk menjaganya, tetapi jika terjadi suatu penyakit yang sudah tidak bisa ditahan lagi barulah akan menuju fasilitas kesehatan untuk menyembuhkannya. Kanker dan leukimia …
Read More »Sediaan Injeksi Tunggal Vitamin C dipasarkan Pertama Kalinya di AS
Farmasetika.com – Food and Drug Administration (FDA) AS telah menyetujui injeksi asam askorbat USP/ Vitamin C (Ascor, McGuff 0Pharmaceuticals, Inc) yang diindikasikan untuk perawatan kudis jangka pendek (hingga 1 minggu) pada orang dewasa dan anak-anak berusia 5 bulan ke atas ketika pemberian oral tidak mungkin dilakukan, tidak mencukupi, atau dikontraindikasikan. …
Read More »FDA Menyetujui Pengobatan Terbaru untuk Pasien dengan Central Sleep Apnea (CSA)
Farmasetika.com – Jeda pendek dalam bernapas ketika seseorang sedang tertidur merupakan hal wajar yang biasa disebut sebagai sleep apnea. Akan tetapi, bila hal tersebut terjadi dalam waktu yang lebih lama, dapat menjadi berbahaya hingga menyebabkan kematian. Kondisi jeda bernapas dalam waktu yang lebih lama tersebut disebut sebagai Central Sleep Apnea[1]. …
Read More »FDA Menyetujui Granul Oral Pertama dengan Dosis Tunggal untuk Pengobatan Infeksi Vaginal Karena Bakteri
Farmasetika.com – Bakterial vaginosis (BV) adalah infeksi ginekologis yang paling umum di A.S., yang mempengaruhi 21 juta wanita berusia 14 sampai 49 setiap tahunnya [1]. Prevalensi BV di Indonesia 32% Menurut data dari World Health Organization (WHO) angka kejadian BV pada wanita hamil berkisar 14-21% di negara Eropa [2], sedangkan …
Read More »
Info Farmasi Terkini Berbasis Ilmiah dan Praktis Majalah Farmasi Online Pertama di Indonesia