Recent Posts

Perampingan Fakultas di PTN, Menristekdikti Hilangkan Fakultas Farmasi dan Kedokteran

Farmasetika.com – Menteri Riset dan Teknologi, Muhamad Nasir, sebelum mengakhiri masa jabatannya di pemerintahan Jokowi jilid 1, mengeluarkan surat edaran No. 4/M/SE/2019 terkait Penyederhanaan Kelembagaan pada Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTNBH) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada 16 Oktober 2019. Surat edaran ini ditujukan kepada Rektor Perguruan Tinggi Negeri Badan …

Read More »

Injeksi Cetirizine Kini Bisa Untuk Urtikaria Akut

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui cetirizine hidroklorida untuk injeksi intravena (Quzyttir, JDP Therapeutics) untuk perawatan urtikaria akut pada orang dewasa dan anak-anak usia 6 bulan atau lebih. Quzyttir akan tersedia dalam vial sekali pakai 10 mg / mL. Menurut OptumRx, persetujuan didasarkan pada hasil …

Read More »

Asenapine, Obat Transdermal Pertama Untuk Schizophrenia

farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration/FDA) telah menyetujui formulasi patch transdermal pertama dari asenapine antipsikotik atipikal (Secuado, Noven Pharmaceuticals) untuk perawatan orang dewasa dengan skizofrenia. Patch diaplikasikan sekali sehari dan memberikan konsentrasi asenapine yang berkelanjutan selama 24 jam. “Selain menawarkan opsi pengiriman baru, tambalan …

Read More »

Rivaroxaban, Obat Baru Untuk Pembekuan Darah Pasien Medis Akut

Farmasetika.com – Rivaroxaban (Xarelto, Janssen) telah disetujui oleh FDA untuk pencegahan tromboemboli vena (VTE), atau pembekuan darah, pada pasien medis rumah sakit akut yang berisiko mengalami komplikasi tromboemboli yang tidak berisiko tinggi mengalami pendarahan. Rivaroxaban sekarang dapat dimulai untuk pasien-pasien ini selama rawat inap dan dilanjutkan setelah dipulangkan untuk total …

Read More »

Terbiasa Konsumsi Ranitidin? Ini Daftar Obat Penggantinya

asam lambung

farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis daftar obat pengganti ranitidin untuk menghindari cemaran Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk ranitidin (11/10/2019) yang ditarik dari peredaran. Sebelumnya, total 67 batch dari 9 produk ranitidin yang diedarkan 7 perusahaan farmasi diketahui memiliki kadar NDMA diatas ambang batas dipersyaratkan dan berisiko kanker. …

Read More »

Lasmiditan, Obat Baru Untuk Terapi Migrain

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS telah menyetujui tablet Reyvow (lasmiditan) untuk migrain akut dengan atau tanpa aura pada orang dewasa. “Reyvow adalah pilihan baru untuk pengobatan akut migrain, suatu kondisi menyakitkan yang mempengaruhi satu dari tujuh orang Amerika,” Nick Kozauer, MD, penjabat wakil direktur Divisi Produk Neurologi, …

Read More »

Uni Eropa Larang Penggunaan Krim Estradiol Lebih dari 4 Minggu

Farmasetika.com – Komite Penilaian Risiko Farmakovigilans Badan Obat Eropa (Pharmacovigilance Risk Assessment Committee/PRAC) merekomendasikan pembatasan penggunaan krim kekuatan tinggi yang mengandung estradiol 100 μg / g (0,01%) pada periode pengobatan tunggal tidak lebih dari 4 minggu. Alasan untuk rekomendasi ini adalah untuk menurunkan risiko efek samping, seperti pembekuan darah, stroke, …

Read More »

BPOM Eropa Minta Semua Obat Generik dan OTC Diperiksa NDMA

Farmasetika.com – Imbas kekhawatiran mengenai cemaran yang menyebabkan kanker dalam obat mengandung ranitidin dan obat tekanan darah (valsartan) yang biasa digunakan di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Badan Pengawas Obat Eropa/European Medicines Agency (EMA) bagian komite obat manusia (human medicines committee/CHMP) meminta agar pemegang izin pemasaran (marketing authorization holders/MAH) …

Read More »

Beresiko Kanker, BPOM Minta Masyarakat Ganti Terapi Obat Maag Ranitidin

asam lambung

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan keterangan lanjutan terkait cemaran Nitrosodimethylamine (NDMA) pada produk ranitidin (11/10/2019). Total 67 batch dari 9 produk ranitidin yang diedarkan 7 perusahaan farmasi diketahui memiliki kadar NDMA diatas ambang batas dipersyaratkan dan izin edarnya dibekukan. BPOM telah memberikan persetujuan terhadap ranitidin, obat …

Read More »

BPOM : 67 Batch Produk Ranitidin Mengandung NDMA Ditarik dari Pasaran

farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis 67 batch dari 9 obat mengandung ranitidin yang izin edarnya dibekukan dikarenakan kandungan N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang melebihi batas ambang yang dipersyaratkan. Tambahan produk yang ditarik dalam bentuk sediaan tablet salut selaput. “Kemarin kita uji 10 brand dan ada 6 brand yang …

Read More »