Daftar Obat Baru yang Disetujui FDA Tahun 2022

Majalah Farmasetika – Food and Drug Administration (FDA) setiap tahun mempublikasikan daftar obat baru yang telah lulus melewati serangkaian proses pengembangan obat baru. Proses pengembangan obat ini terdiri dari lima tahap yaitu penemuan dan pengembangan, uji praklinik, uji klinik, review FDA, dan pemantauan keamanan pasca diedarkan.

Obat-obat baru yang inovatif memberikan pilihan pengobatan baru bagi pasien dan kemajuan perawatan kesehatan bagi masyarakat di dunia. Dalam pengembangan obat baru dan produk biologis terapeutik, Center Drug Evaluation and Research (CDER) menjelaskan tentang elemen desain studi dan data yang diperlukan untuk mendukung penilaian yang lengkap. Elemen tersebut diantaranya, pemahaman tentang ilmu yang digunakan untuk membuat produk baru, prosedur pengujian dan manufaktur, serta penyakit dan kondisi yang ditargetkan terobati oleh obat baru tersebut.

Setiap tahun, CDER menyetujui berbagai macam obat baru dan produk biologis. Perlu diperhatikan bahwa dari daftar obat yang disetujui oleh FDA, ada beberapa dari produk ini belum pernah digunakan dalam praktik klinis. Di bawah ini adalah daftar entitas molekuler baru dan produk biologis terapeutik baru yang disetujui CDER pada tahun 2022. Daftar ini tidak mengandung vaksin, produk alergen, darah dan produk darah, turunan plasma, produk terapi seluler dan gen, atau produk lain yang disetujui oleh Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologis pada tahun 2022.

Berikut daftar 16 obat yang disetujui FDA pada tahun 2022 dapat dilihat pada tabel berikut :

No. Nama Obat Kandungan Tanggal disetujui Indikasi pada tanggal disetujui FDA
16. Amvuttra vutrisiran 6/13/2022 Untuk mengobati polineuropati amiloidosis yang dimediasi transthyretin herediter
15. Vtama tapinarof 5/23/2022 Untuk mengobati psoriasis plak
14. Mounjaro tirzepatide 5/13/2022 Untuk meningkatkan kontrol gula darah pada diabetes, selain diet dan olahraga Siaran Pers
13. Voquezna vonoprazan, amoxicillin, and clarithromycin 5/3/2022 Untuk mengobati infeksi Helicobacter pylori
12. Camzyos mavacamten 4/28/2022 Untuk mengobati kelas tertentu dari kardiomiopati hipertrofik obstruktif
11. Vivjoa oteseconazole 4/26/2022 Untuk mengurangi kejadian kandidiasis vulvovaginal berulang (RVVC) pada wanita dengan riwayat RVVC yang tidak berpotensi reproduksi
10. Pluvicto lutetium (177Lu) vipivotide tetraxetan 3/23/2022 Untuk mengobati kanker prostat yang resisten terhadap pengebirian membran antigen-positif antigen-positif prostat setelah terapi lain
9. Opdualag nivolumab and relatlimab-rmbw 3/18/2022 Untuk mengobati melanoma yang tidak dapat direseksi atau metastasis
8. Ztalmy ganaxolone 3/18/2022 Untuk mengobati kejang pada gangguan defisiensi kinase seperti 5 yang bergantung pada cyclin
7. Vonjo pacritinib 2/28/2022 Untuk mengobati mielofibrosis primer atau sekunder risiko menengah atau tinggi pada orang dewasa dengan trombosit rendah
6. Pyrukynd mitapivat 2/17/2022 Untuk mengobati anemia hemolitik pada defisiensi piruvat kinase
5. Enjaymo sutimlimab-jome 2/4/2022 Untuk mengurangi kebutuhan transfusi sel darah merah karena hemolisis pada penyakit aglutinin dingin
4. Vabysmo faricimab-svoa 1/28/2022 Untuk mengobati degenerasi makula terkait usia neovaskular (basah) dan edema makula diabetik
3. Kimmtrak tebentafusp-tebn 1/25/2022 Untuk mengobati melanoma uveal yang tidak dapat direseksi atau metastasis
2. Cibinqo abrocitinib 1/14/2022 Untuk mengobati dermatitis atopik yang refrakter, sedang hingga berat
1. Quviviq daridorexant 1/7/2022 Untuk mengobati insomnia
Baca :  Obat Alzheimer Baru Mampu Hilangkan Protein Toksik pada Otak dan Perlambat Hilangnya Memori

Sumber :

The Drug Development Process https://www.fda.gov/patients/learn-about-drug-and-device-approvals/drug-development-process

Nover Drug Approvals for 2022 https://www.fda.gov/drugs/new-drugs-fda-cders-new-molecular-entities-and-new-therapeutic-biological-products/novel-drug-approvals-2022

Share this:

About Zahra Yoviani

Check Also

Dosis Insulin Tinggi Dapat Tingkatkan Risiko Kanker pada Pasien Diabetes Tipe 1

Majalah Farmasetika – Untuk pasien dengan diabetes tipe 1, dosis insulin yang lebih tinggi dapat …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.