Senyawa yang Terkandung Pada Srikaya dan Manfaatnya

Farmasetika.com – Salah satu tanaman dari keluarga Annonaceae yang penting dalam dunia medis adalah Annona squamosa Linn.

Dalam bahasa inggris tanaman ini disebut custard apple, dalam bahasa Indonesia (Srikaya), dan bagi masyarakat di bagian Timur Indonesia, Propinsi Nusa Tenggara Timur tumbuhan ini sebut dengan nama ‘Annonak’.

Tumbuhan ini banyak ditemukan di Negara India, Amerika, Brazil, Bagian Selatan Florida, dan pada beberapa daerah lain (Kaleem et al., 2008).

Di Indonesia, tumbuhan Srikaya banyak ditemukan di bagian Timur (Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan) hidup dipekarangan masyarkat bahkan hidup liar di hutan-hutan namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam dunia medis. Padahal, ada banyak penelitian telah menginformasikan bahwa Srikaya memiliki banyak aktivitas farmakologi (Raj et al., 2009 ; Kaleem et al., 2008 ).

Ulasan ini menginformasikan beberapa kandungan senyawa pada Srikaya dan manfaatnya bagi manusia. Dengan demikian penyelidikan dan evaluasi lanjutan demi kebermafaatan dalam dunia kesehatan sangat diperlukan.

Kandungan Senyawa Annona squamosa Linn (Srikaya)

Secara umum, pada tumbuhan Srikaya memiliki senyawa kimia skuamosin dan asimicin (Taylor and Francis, 1999), atherospermidinec (Petasai, 1986), glikosida flavonoid, fenol, tannin, saponin, alkaloid, karbohidrat dan steroid (Kalidindi et al., 2014).

Secara rinci, senyawa yang terkandung pada bagian-bagian tumbuhan Srikaya meliputi

Buah muda : Tanin,

Buah masak : Sitrulin, asam aminobutirat, ornitin, dan arginine,

Biji : Poliketida, suatu senyawa turunan bistetrahidrofuran dan acetogenin,

Daun : Alkaloid tetrahidro isokuinolin, p-hidroksibenzil-6,7-dihidroksi-1,2,3,4-tetrahidroisokinolin 6,7-dimethoxy-2- methylisoquinolinium,

Bunga : Asam kaur-1,6-ene-1,9-oat,

Akar : Flavonoid, borneol, kamfer, terpen, alkaloid anonain, saponin, tanin, dan polifenol,

Kulit kay : Flavonoid, borneol, kamfer, terpen, dan alkaloid anonain, dan

Kulit buah : Alkaloid, tannin, protein, saponin, dan senyawa fenolik (El-Chaghaby et al., 2014 ; Kadarani et al., 2015 ; Kalidindi et al., 2015 ; Jayendra and Kumar, 2013).

Manfaat Annona squamosa Linn (Srikaya)

Beberapa manfaat senyawa pada tumbuhan Srikaya menurut beberapa laporan penelitian seperti skuamostanin a, b, c, dan d, annotemoyin-1 dan -2 dan glukopiranosid kolesteril bermanfaat sebagai sitotoksik, inhibitor agregasi platelet, inhibitor replikasi hiv, agen antidiabetes (antihiperglikemik) dan antioksidan, pestisida, serta terapi neisseria gonorrhea (Yang et al., 2009 ; Rahman et al., 2005 ; Chen et al., 2012 ; Wu et al., 1996 ; Kaleem et al., 2006 ; Panda and Kar, 2007 ; Jaswanth, 2002 ; Shokeen, 2005).

Untuk senyawa Skuamosin pada tumbuhan Srikaya bermanfaat sebagai Insektisida dan Ascimicin bermanfaat sebagai Efek antileukemia (Taylor and Francais, 1999) dan senyawa Caryophyllene oxide memiliki Aktivitas analgesik dan antiinflamasi (Chavan, 2009) serta senyawa Cyclosquamosin D bermanfaat sebagai Inhibisi sitokin proinflammatory pada makrofag J774A.1 dan mampu mengaktivasi caspase-3 sehingga meregulasi ekspresi gen Bcl dan BclXL yang berperan dalam induksi apoptosis (Yang, et al., 2008 ; Pardharasardhi et al., 2004).

Daftar Pustaka
1. Chen Y, Chen J-wei, Wang Y, Xu S-sha, Li X. Six cytotoxic annonaceous acetogenins from Annona squamosa seeds. http://dx.doi.org/10.1016/j.foodchem.2012.05.041
2. Mazid M, Khan TA, Mohammad F. Medicinal plants of rural India: a review of use by Indian folks. Indo Glob J Pharm Sci 2012;2:286e304.
3. Kaleem M, Medha P, Ahmed QU, Asif M, Bano B. Beneficial effects of Annona squamosa extract in streptozotocin-induced diabetic rats. Singapore Med J 2008;49:800e4.
4. Raj DS, Vennila JJ, Aiyavu C, Panneerselvam K. The hepatoprotective effect of alcoholic extract of Annona squamosa leaves on experimentally induced liver injury in Swiss albino mice. Int J Integr Biol 2009;5:182e6.
5. Kalidindi, N, Thimmaiah, NV, Jagadeesh, NV, Nandeep, R, Swetha, S, Kalidindi, B. Antifungal and antioxidant activities of organic and aqueous extracts of Annona squamosa Linn. Leaves. j ournal of food and drug anal ys i s 2 3 ( 2 0 1 5 ) 7 9 5 e8 0 2
6. M., Kaleem, 2006. Antidiabetic and antioxidant activity of Annona squamosa extract in streptozotocin-induced diabetic rats, Department of Biochemistry, Faculty of Life Sciences, Aligarh Muslim University, Aligarh 202002, India.
7. Y.C., Wu, 1996, Identification of ent-16 beta, 17-dihydroxykauran-19-oic acid as an anti-HIV principle and isolation of the new diterpenoids annosquamosins A and B from Annona squamosa, Graduate Institute of Natural Products, Kaohsiung Medical College, Taiwan, Republic of China.
8. Y.L., Yang, 2002, New ent-kaurane diterpenoids with anti-platelet aggregation activity from Annona squamosa, Graduate Institute of Natural Products, Kaohsiung Medical University, Taiwan, Republic of China.
9. Jayendra, Kumar Y. New compound 6,7-dimethoxy-2- methylisoquinolinium from Indian medicinal plant Annona squamosa L. http://dx.doi.org/10.1016/j.ijcas.2013.08.005.
10. Shookeen, 2005. Preliminary studies on activity of Ocimum sanctum, Drynaria quercifolia, and Annona squamosa against Neisseria gonorrhoeae, Ambedkar Center for Biomedical Research, University of Delhi, Delhi, India.
11. Jaswanth, A., 2002, Evaluation of mosquitocidal activity of Annona squamosa leaves against filarial vector mosquito, Culex quinquefasciatus Say., Department of Pharmacology, Periyar College of Pharmaceutical Sciences for Girls, Tiruchirappalli, 620 021, India.
12. Mukhlesur Rahman M., Parvin S., Ekramul Haque M., Ekramul Islam M., and Mosaddik M.A., 2005, Antimicrobial and cytotoxic constituents from the seeds of Annona squamosa, Fitoterapia.76(5):484-9.
13. Yang H.J., Li X., Zhang N., Chen J.W., Wang M.Y., 2009, Two new cytotoxic acetogenins from Annona squamosa., J Asian Nat Prod Res. 11(3):250-6.
14. Alamendah. Bunga Srikaya Anona squamosal. https://alamendah.org/2015/10/07/srikaya-annona-squamosa-tanaman-sejuta-manfaat/bunga-srikaya-anona-squamosa/

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About Yostan Absalom Labola

Yostan Absalom Labola
Earned Bachelor’s degree from Department of Physical education, Faculty of science and mathematics, Satya Wacana Christian University in 2010, and later Teacher Profession Education, from Faculty of Education and Teachers Training, University of Nusa Cendana in 2015, While completing the Graduate School of Biology, Biophysics Concentration, especially the study of the structure of the carotenoid energy at Satya Wacana Christian University

Check Also

Obat Arthritis Tocilizumab Turunkan Tingkat Kematian Pasien COVID-19 dengan Ventilator

Majalah Farmasetika – Menurut hasil penelitan terbaru, Obat rheumatoid arthritis tocilizumab dapat mengurangi tingkat kematian …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.