Ilustrasi Foto : lintasterkini.com

FIB Surati Kapolri, Cabut Tuduhan Pidana Apoteker Timbun APD di Apotek Gowa

farmasetika.com – Pasca 2 orang aparat dari Polisi Resort (Polres) Gowa, Sulawesi Selatan menyita sejumlah 6 box masker, 5 botol hand sanitizer 60 mL dan 10 botol antiseptik 300 mL dari salah satu Apotek di Gowa pada 1 April 2020. Organisasi Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) membuat surat terbuka untuk Kepala Kepolisian RI (Kapolri), salah satu permintaannya adalah mencabut tuduhan penimbunan masker, hand sanitizer, dan antiseptik terhadap Apoteker Pengelola Apotek yang digeledah.

Presidium Nasional FIB, Fidi Setyawan, menjelaskan bahwa upaya pencarian penimbunan Alat Pelindung Diri (APD) di Apotek dengan penggeledahan oleh 2 aparat penegak hukum Polres Gowa merupakan tindakan Pro Justicia. APD terdiri dari baju pelindung hazmat, masker, face shield dan hand sanitizer. Apotek adalah sarana kefarmasian legal yang menyimpan dan mendistribusikan perbekalan farmasi termasuk APD ke masyarakat. Apotek adalah sarana terkontrol, tercatat dan dipertanggungjawabkan secara etik profesi. Apotek hanya akan menetapkan harga jual produk sesuai harga perolehan, jadi tidak ada Apotek yang menjual di luar harga kewajaran

“Sejak Januari 2020, telah terjadi kekosongan APD secara masif di seluruh Apotek di seluruh Indonesia. Stok APD mayoritas telah di ekspor. Yang mengejutkan, persediaan barang masih ada di dunia maya atau perdagangan online dengan harga mencekik. Kalopun ada persediaan APD dari distribusi resmi, harganya pun sudah mahal. Sehingga harga jual produk pun meningkat” tertulis dalam surat FIB untuk Kapolri yang dikeluarkan pada tanggal 1 April 2020.

Fidi menjelaskan bahwa Apotek adalah tempat pelayanan kefarmasian dan praktik Apoteker merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan sediaan farmasi, Alat Kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Dalam surat yang ditembuskan pula untuk Kapolda Sulawesi Selatan dan Kapolres Gowa, FIB meminta 5 hal terkait dengan kejadian ini, yakni :

  1. Meminta Polres Gowa mencabut tuduhan terhadap Saudari Apoteker Indayani Rauf sebagai penimbun masker, hand sanitizer dan antiseptik.
  2. Mendorong Polri lebih fokus lidik di sarana ilegal, penjualan online, dan distribusi di hulu. Lindungi Apotek sebagai sarana legal.
  3. Meminta Polres Gowa mengembalikan barang yang disita agar dapat dilayankan kepada masyarakat yang membutuhkan.
  4. Memulihkan nama baik saudari Apoteker Indayani Rauf khususnya dan Apoteker Indonesia secara umum.
  5. Mendorong Polri untuk mengikutsertakan Organisasi Apoteker dalam upaya kepolisian yang berhubungan dengan sarana kefarmasian, terutama Apotek.

Sementara itu, di media sosial tersebar luas sebuah surat tanda penerimaan masker, hand sanitizer, dan antiseptik resmi dari pihak aparat kepolisian yang ditandangani pada 1 April 2020 oleh apoteker Indayani dan juga para aparat kepolisian.

Tertulis barang yang disita sehubungan dengan perkara Tindak Pidana penjualan dan perdagangan alat kesehatan tanpa memiliki izin dan pihak yang berwenang, yang berada diseluruh wilayah Kabupaten Gowa.

Fidi membenarkan adanya surat terbuka untuk Kapolri ini dan berharap tidak terjadi di kemudian hari di daerah lainnya.

“FIB ingin suatu permasalahan bisa dipahami secara nasional, biar tidak muncul di Pengurus Cabang lain” jelas Fidi dihubungi lewat pesan singkat (2/4/2020).

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

farmasetika.com
Farmasetika.com merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Tapatalk, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Protokol “New Normal” Sektor Jasa dan Perdagangan Menurut Kemenkes Pasca PSBB

Majalah Farmasetika – Presiden Joko Widodo baru-baru ini mempersiapkan pembukaan salah satu mall di Bekasi …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.