Tag Archives: ruu kefarmasian

Pentingnya RUU Praktik Kefarmasian Gantikan RUU Kefarmasian

Majalah Farmasetika – Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) akan mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Praktik Kefarmasian sebagai pengganti RUU Kefarmasian (Omnibuslaw). Berdasarkan press rilis yang diterima redaksi (17/3/2021), FIB akan bersikap untuk mengambil alih legal drafter RUU Kefarmasian ini yang merupakan tindak lanjut dari hasil Mukernas III FIB yang berlangsung Januari 2021. Dalam …

Read More »

Pelayanan Farmasi klinik dan Definisi Praktik Kefarmasian dalam RUU Praktik Kefarmasian

praktek kefarmasian

Majalah Farmasetika – Definisi Praktik Kefarmasian termaktup dlm pasal 108 UU 36/2009 tentang Kesehatan, yaitu pembuatan termasuk pengendalian mutu Sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi atau penyaluranan obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional. Pada definisi diatas, …

Read More »

RUU Kefarmasian Tak Masuk Prolegnas 2021, ISMAFARSI Kirim Surat Terbuka Untuk Jokowi

Majalah Farmasetika – Tidak masuknya RUU Kefarmasian dalam agenda Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas untuk dibahas dan disahkan pada draft Prolegnas 2021 yang diusulkan memicu respon Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) wilayah bagian Timur. Mereka mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyuarakan keresahan regulasi yang …

Read More »

RUU Kefarmasian Tak Termasuk 38 Draf Usulan RUU Prolegnas Prioritas 2021

Majalah Farmasetika – Rancangan Undang Undang (RUU) Kefarmasian tidak termasuk dalan draf daftar RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021 setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI bersama pemerintah dan DPD RI mengusulkan 38 RUU masuk ke dalam Prolegnas Prioritas 2021. Hal itu berdasarkan hasil rapat panja Prolegnas Prioritas 2021 di Baleg DPR, …

Read More »

Kesal Profesinya Tak Dianggap, Apoteker Evi Protes Lewat TikTok

Majalah Farmasetika – Di era digital ini, penyampaian aspirasi tidak harus dalam bentuk demo ke jalanan. Melalui aplikasi TikTok seorang apoteker sukses menyampaikan kekesalannya karena profesinya selalu kurang dihargai, sejak disamakan dengan tenaga laundry, terlebih kali ini paranormal lebih dianggap dibanding profesi apoteker dalam Rancangan Undang-Undang Cipta Tenaga Kerja (RUU …

Read More »

Surat Terbuka untuk Presiden Terkait UU Ciptaker, RUU Kefarmasian, dan PMK No 3/2020 dari Apoteker Indonesia

Majalah Farmasetika – Apoteker Indonesia melalui Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) merespon cepat gejolak yang ada di komunitasnya pasca Undang Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) telah disahkan oleh DPR dalam rapat paripurna pada Senin (5/10/2020). FIB merasa Profesi Apoteker semakin dilupakan pemerintah pasca disahkan UU Ciptaker terlebih sebelumya RUU Kefarmasian tidak masuk …

Read More »

Rayakan WPD 2020, ISMAFARSI Ajak Aksi Serukan Payung Hukum Farmasi

Majalah Farmasetika – Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) merayakan Hari Apoteker Sedunia/World Pharmacist Day (WPD) pada 25 September 2020 dengan menyerukan isu yang dianggap merugikan profesi farmasi melalui aksi online dan offline untuk seluruh insan farmasi di Indonesia. Aksi ini berupa aksi online dengan posting twibbon serentak dan …

Read More »

ISMAFARSI Suarakan Nasib RUU Kefarmasian, #farmasiskecewa Jadi Trending Topik

Majalah Farmasetika – #farmasiskecewa dan #pray4farmasis sempat bertengger di trending topik twitter pertama dan kedua di Indonesia pada 18 Juli 2020. Hal ini terjadi setelah Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Indonesia (ISMAFARSI) mengajak seluruh farmasis di Indonesia untuk mengawal Rancangan Undang Undang (RUU) Kefarmasian untuk disahkan. Terlebih RUU Kefarmasian telah terlempar …

Read More »