tablet

Obat Pfizer Tofacitinib Efektif Mengobati Radang Usus di Uji Klinik Tahap 3

Obat Pfizer Tofacitinib Efektif Mengobati Radang Usus di Uji Klinik Tahap 3. Perusahaan farmasi Pfizer mengumumkan hasil ujik klinik tahap terakhirnya pada obat tofacitinib tablet, sebuah inhibitor JAK Kinase untuk penyakit Ulcerative Colitis. Dalam Uji klinik ini telah ditemukan titik kunci primer dan sekundernya.

Hasil penelitian ini dipresentasikan di The European Cancer Congress (ECCO) pada 16-19 Maret 2016 di Amsterdam, Belanda.

Ulcerative Colitis termasuk kelompok penyakit IBD (Inflammatory Bowel Diseases) atau penyakit radang usus dapat bersifat akut atau kronis yang terjadi pada lapisan dalam dari colon (usus besar) sedemikian rupa sehingga terbentuk ulkus (borok).

Peneliti ​​Geert D’Haens mengatakan “Hasil dari studi OCTAVE Induction menunjukkan bahwa tofacitinib oral mengurangi gejala remisi sedang sampai parah ulcerative colitis,”

Selain itu pada pasien yang sebelumnya dirawat dengan pengobatan tumour necrosis factor inhibitors (TNFis), serta orang-orang yang tidak menerima pengobatan dengan TNFis, dan perbaikan dalam gejala dapat teramati pada awal minggu kedua.

Dalam penelitian ini, orang dewasa yang menderita kolitis ulserativa moderat sampai parah aktif secara acak diberikan pengobatan dengan plasebo atau tofacitinib secara oral selama dua kali sehari.

Dalam uji klinik OCTAVE Induction 1, 18,5 persen pasien yang diobati tofacitinib mencapai titik akhir utama remisi pada minggu delapan, dibandingkan dengan 8,2 persen untuk kelompok plasebo. Hasil yang sama dicatat dalam OCTAVE Induction 2, di mana 16,6 persen dari pasien dalam kelompok tofacitinib berada dalam remisi pada titik waktu ini, dibandingkan 3,6 persen pasien yang diobati dengan plasebo.

Pfizer mengatakan titik akhir sekunder kunci penyembuhan mukosa, dilambangkan oleh Mayo subscore endoskopik 0 atau 1, dicapai dalam 31,3 persen dari pasien dalam kelompok tofacitinib di OCTAVE Induction1, dibandingkan dengan 15,6 persen pada kelompok plasebo.

Baca :  BPOM Ajak Masyarakat Cerdas Gunakan Obat Agar Terhindar Obat Ilegal

Demikian pula, dalam OCTAVE Induction 2, tingkat penyembuhan mukosa 28,4 persen dan 11,6 persen diamati dalam tofacitinib dan kelompok plasebo, masing-masing. Pfizer menambahkan bahwa tingkat efek samping, termasuk efek samping yang serius, seimbang antara pengobatan dan plasebo pada kelompok di kedua uji coba tersebut.

Tofacitinib sebelumnya disetujui oleh FDA pada tahun 2012 untuk pengobatan pasien dengan rheumatoid arthritis moderat sampai parah aktif di bawah nama Xeljanz. FDA menolak untuk memperluas indikasi untuk terapi yang menyertakan orang dewasa dengan psoriasis plak kronis sedang sampai berat pada Oktober tahun lalu.

Sumber :

  1. http://www.indramuhtadi.com/blog-articles-2013/topik-ke-110-ulcerative-colitis
  2. http://www.firstwordpharma.com/node/1367151?tsid=28&region_id=6#axzz43M8hYU57
Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

farmasetika.com
Farmasetika.com merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Tapatalk, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Dolutegravir, Obat HIV Untuk Balita Disetujui FDA

Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyetujui formulasi tablet dolutegravir …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.