bpom

BPOM Keluarkan Pedoman Pengelolaan Obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan

BPOM Keluarkan Pedoman Pengelolaan Obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengeluarkan aturan Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Obat-obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan.

Aturan ini dibuat dengan latar belakang untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan dan penggunaan yang salah atas Obat-obat dan perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, obat yang sering disalahgunakan ini perlu dikelola dengan baik oleh Industri Farmasi, Pedagang Besar Farmasi, Apotek, Instalasi Farmasi Rumah Sakit, dan Instalasi Farmasi Klinik untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan kebocoran

Yang dimaksud dari Obat-Obat Tertentu adalah obat-obat yang bekerja di sistem susunan syaraf pusat selain Narkotika dan Psikotropika, yang pada penggunaan di atas dosis terapi dapat menyebabkan ketergantungan dan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku, terdiri atas obat-obat yang mengandung Tramadol, Triheksifenidil, Klorpromazin, Amitriptilin dan/atau Haloperidol.

Obat-obat tersebut hanya dapat digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau ilmu pengetahuan.

Dalam aturan ini pula dijelaskan secara detil mengenai pengadaan, penyimpanan, pembuatan, penyaluran, penyerahan, penanganan obat kembalian, penarikan kembali obat (recall), pemusnahan,  pencatatan dan pelaporan berkaitan dengan obat ini.

Selain itu diinformasikan pula mengenai sanksi yang diberikan bagi yang tidak mengikuti aturan baru ini berupa pidana maupun sanksi administratif kepada Industri Farmasi, PBF, Apotek, Instalasi Farmasi Rumah Sakit, dan Instalasi Farmasi Klinik.

Peraturan Kepala Badan ini berlaku sejak 18 Mei 2016. Untuk lebih lengkapnya bisa didownload melalui link berikut ini.

Share this:
Baca :  Badan POM Tingkatkan Kapasitas Lab Uji COVID-19 Hingga 300 Sample/Hari

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat menerima kunjungan Masyarakat Farmasi Indonesia di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2022). Foto: Oji/nvl

Rentan Kriminalisasi, Komisi IX DPR RI Dukung RUU Praktik Apoteker

Majalah Farmasetika – Komisi IX DPR RI menerima audiensi aliansi profesi apoteker yang tergabung dalam  …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.