Home / Regulasi / Badan POM Mewajibkan PBF Memiliki Sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik
ijpst
bpom

Badan POM Mewajibkan PBF Memiliki Sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik

farmasetika.com – Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) merupakan faktor penting dalam mengawasi pendistribusian obat agar mutunya tetap baik hingga ke tangan konsumen. Sertifikat CDOB adalah dokumen sah dari Pemerintah kepada distributor obat (PBF) yang menandakan bahwa PBF tersebut telah memenuhi persyaratan CDOB dalam mendistribusikan obat atau bahan obat serta konsisten dalam pelaksanaannya.

Pelaksanaan CDOB yang konsisten bertujuan untuk mempertahankan  konsistensi mutu obat yang diproduksi oleh Industri Farmasi sepanjang jalur distribusinya sampai ke tangan konsumen sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Baru-baru ini (18/8/17), Badan POM telah menyerahkan sertifikat CDOB kepada PT. Enseval Putera Megatrading yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak distribusi obat. Hingga saat ini PT. Enseval Putera Megatrading telah memiliki 39 sertifikat CDOB untuk seluruh cabang perusahaannya di seluruh Indonesia, sehingga penyerahan sertifikat kali ini merupakan Sertifikat CDOB yang ke-40.

Hingga Agustus 2017, Badan POM telah menerbitkan 527 sertifikat CDOB untuk 301 PBF Pusat dan cabang di seluruh Indonesia. Badan POM juga telah banyak melakukan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) penerapan regulasi distribusi obat di setiap Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia. Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini dilakukan untuk mensosialisasikan kebijakan pengawasan distribusi obat serta cara menyusun tindakan perbaikan dan pencegahan (Corrective Action and Preventive Action/CAPA) dan evaluasinya.

Setelah peraturan Kepala Badan POM tentang sertifikasi CDOB disahkan maka seluruh PBF wajib melakukan Sertifikasi CDOB dengan memperhatikan road map pelaksanaan sertifikasi CDOB.

“Publikasi penyerahan sertifikat CDOB kepada PT. Enseval pada hari ini merupakan salah satu cara Badan POM mengajak PBF bersiap untuk menerapkan dan meningkatkan cara distribusi obat yang baik sesuai peraturan yang berlaku. Dengan demikian, PBF dapat memberikan jaminan bahwa obat yang dikonsumsi oleh masyarakat tetap aman, bermanfaat, dan bermutu seperti pada saat obat diproduksi oleh industri farmasi sesuai dengan Cara Produksi Obat yang Baik”, jelas Kepala Badan POM.

Baca :  Eli Lilly Umumkan Hasil Uji Klinik Fase 3 Ixekizumab Untuk Plaque Psoriasis

Sumber : Badan POM Serahkan Sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik kepada PT. Enseval. http://www.pom.go.id/new/view/more/pers/377/Badan-POM-Serahkan-Sertifikat-Cara-Distribusi-Obat-yang-Baik–kepada-PT–Enseval.html

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

Farmasetika.com merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Tapatalk, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Badan POM Klarifikasi Isu Gumpalan Nasi Memantul yang Mengandung Bahan Plastik

farmasetika.com – Baru-baru ini telah beredar video viral di media sosial yang menggambarkan gumpalan nasi …

Leave a Reply

Skip to toolbar