Probiotik Generasi Baru Bisa Bantu Proses Penuaan yang Sehat

Majalah Farmasetika – Penelitian probiotik generasi berikutnya ini berlangsung di Institute of Advanced Study in Science and Technology (IASST) di Guwahati, India dan dipimpin oleh ilmuwan Mojibur Khan dan Profesor Ashis Mukherjee, direktur institut tersebut, bekerja sama dengan Profesor MC Kalita. dari Universitas Gauhati dan peneliti peneliti Arun Kumar dan Tulsi Joishy. Dalam penelitian sebelumnya, tim telah memeriksa bakteri dadih yang dibuat menggunakan susu rebus dan susu mentah dari peternakan sapi perah di Assam, India, dan mengidentifikasi serta mengisolasi bakteri probiotik potensial.

Secara taksonomi dicirikan sebagai Lactobacillus plantarum strain JBC5, dan tim peneliti telah menguji efeknya pada cacing umur panjang favorit kami, Caenorhabditis elegans.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Antioksidan , para peneliti merinci efek positif berikut:
• Umur rata-rata C. elegans meningkat sebesar 27,81%; umur panjang ini disertai dengan biomarker terkait penuaan yang lebih baik, seperti fungsi fisik, akumulasi lemak dan lipofuscin.
• Ekspresi gen antioksidan, termo-toleran dan anti-patogen diregulasi.
• Integritas usus ditingkatkan.
• Pembelajaran dan memori cacing yang dilatih tentang probiotik ditingkatkan.
• Penumpukan lemak pada cacing berkurang.
• Produksi spesies oksigen reaktif berkurang dan fungsi mitokondria ditingkatkan. Ini memiliki hasil mengurangi apoptosis pada cacing.¹

Meskipun nematoda dan manusia mungkin tampak agak berbeda satu sama lain, 83% (15.344 urutan) dari proteom C. elegans memiliki gen homolog manusia². Ini berarti bahwa probiotik baru mungkin dapat menunda timbulnya penyakit terkait usia seperti
yang terkait dengan peradangan atau penurunan fungsi kognitif, serta mampu meningkatkan kekebalan pada orang tua.

Setelah mengajukan paten, tim sekarang mengembangkan yoghurt menggunakan bakteri probiotik ini yang mereka harap akan memberikan manfaat kesehatan yang sama seperti yang ditunjukkan pada C. elegans , serta mungkin memiliki efek positif pada umur.

Baca :  BPOM Apresiasi Ekspor Perdana 1.020 Botol Probiotik PRO EM 1 ke Tiongkok

Mengomentari bahwa penuaan umumnya dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari masalah kesehatan terkait usia, seperti obesitas, penyakit neurodegeneratif (Parkinson, Alzheimer, penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker, penyakit autoimun dan radang usus). ³

Referensi jurnal :
¹ Kumar, A., Joishy, T., Das, S., Kalita, M.C., Mukherjee, A.K., dan Khan, M.R. 2022. A Potential Probiotic Lactobacillus plantarum JBC5 Improves Longevity and Healthy Aging by Modulating Antioxidative, Innate Immunity and Serotonin-Signaling Pathways in Caenorhabditis elegans. Antioxidants. Vol.11(2), p.268. doi.org/10.3390/antiox11020268.
² Lai, C.H., Chou, C.Y., Ch’ang, L.Y., Liu, C.S., dan Lin, W.C. 2000. Identification of novel human genes evolutionarily conserved in Caenorhabditis elegans by comparative proteomics. Genome research, 10(5), pp.703-713. doi.org/10.1101/gr.10.5.703.
³ https://m.timesofindia.com/city/guwahati/scientists-find-new-probiotic-promoting-longevity/articleshow/89309793.cms.

Share this:

About Ayu Dewi Widaningsih

Pharmacy Student

Check Also

Gizi Rendah Berpotensi Besar Terkena Diabetes di 10 Tahun Kedepan

Majalah Farmasetika – Orang dewasa muda yang berisiko mengalami kerawanan pangan mengalami peningkatan kejadian diabetes …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.