Home / Berita / 30 Apoteker dan Staf Farmasi Ditangkap Terkait Penipuan dan Pencucian Uang

uang
pic : freedigitalphotos.net

30 Apoteker dan Staf Farmasi Ditangkap Terkait Penipuan dan Pencucian Uang

Majalah Farmasetika (Ed.4/Juni 2016). Miami. Sekitar 30 apoteker, tenaga teknis farmasi, dan anggota staf lain baru-baru ini ditangkap sehubungan dengan penipuan perawatan kesehatan dan pencucian uang.

Pengacara Pam Bondi dan Kepolisian Miami-Dade, Florida mengumumkan dalam siaran pers bahwa telah ditangkap apoteker, manajer farmasi, teknisi, dan kasir yang berasal dari 3 organisasi yang berbeda, tetapi mereka semua diduga menggunakan apotek untuk menipu program Medicare Part D (program pemerintah untuk menurunkan harga obat resep mirip BPJS di Indonesia).

“Ini adalah skema kompleks yang dirancang untuk menipu program Medicare, menyembunyikan bukti, dan menyembunyikan identitas orang-orang yang terlibat,” kata Bondi dalam siaran pers dikutip dari situs pharmacytimes.com (15/6). “Berkat kerja keras dari Kantor pengacara saya dan kepolisian, target investigasi ini akhirnya ditangkap dan skema kejahatan berhenti. ”

Pemilik apotek, atau individu yang menutupi identitas pemilik sejati, mendirikan apotek dan mengajukan izin apotek. Mereka juga diduga membeli nomor penerima Medicare dan nomor identifikasi dokter prescriber melalui sumber-sumber yang tidak sah sehingga mereka bisa mengirimkan palsu mengklaim Medicare untuk obat yang tidak pernah dibagikan, menurut kantor pengacara.

“Setelah Medicare menyerahkan reimbursement ke apotek, terdakwa segera mencuci dana dalam upaya untuk menutupi sumber uang dan menghindari investigasi penegakan administrasi dan hukum selanjutnya,” berdasarkan siaran pers.

Mereka dituduh melakukan kejahatan yang ternyata juga memindahkan dana antar rekening “tanpa tujuan bisnis yang sah” dan cek penggantian menguangkan di toko check-cashing.

30 orang atau bisa lebih sekarang menghadapi tuduhan yang mencakup pemerasan, konspirasi untuk melakukan pemerasan, pencucian uang, skema terorganisir untuk menipu, pengajuan klaim asuransi palsu, dan penggunaan pidana identifikasi pribadi.

Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia Kantor Inspektur Jenderal dan Departemen Kepolisian Dade Miami membantu menyelidiki tuduhan kejahatan ini.

Baca :  Menkes Jemput Jenazah Apoteker Rindang, Korban Kapal Puskesmas Anambas yang Tenggelam

Sumber : http://www.pharmacytimes.com/news/30-pharmacy-staff-members-arrested-in-money-laundering-scheme

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

Farmasetika.com merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Tapatalk, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

BPOM Buka 277 Formasi CPNS 2019, Tidak Ada Apoteker Hanya 8 Orang S1 Farmasi

Farmasetika.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badam POM) Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada putra …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Skip to toolbar