pafi

PP PAFI Keluarkan Surat Edaran Himbauan Terkait Vaksin Palsu

Majalah Farmasetika (Ed.4/Juni 2016). Pengurus Pusat (PP) Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) pada tanggal 28 Juni 2016 mengeluarkan surat edaran himbauan terkait vaksin palsu. Surat ini ditujukan untuk Pengurus  Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) PAFI serta ahli farmasi di Indonesia.

PAFI memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Aparatur Kepolisian RI yang telah berhasil membongkar kegiatan peredaran vaksin palsu yang dapat membahayakan masyarakat dan dalam rangka melakukan identifikasi vaksin palsu di fasilitas kefarmasian masing-masing.

PAFI menginstruksikan 6 hal kepada para pengurus dan ahli farmasi seluruh Indonesia yakni

  1. Melakukan kontrol terhadap pengaduan obat yang ada pada fasilitas kesehatan atau kefarmasian tempat dilakukan praktik kefarmasiannya secara baik.
  2. Lihat sumber pembeliannya, hanya dari PBF yang telah mempunyai izin, lakukan pencatatan dengan baik, lakukan penyimpanan obat sesuai dengan standar dan persyaratan yang berlaku bagi obat tersebut.
  3. Laporkan bila terjadi penyimpangan sesuai peraturan perundang-undangan.
  4. Stop pereedaran vaksin dan obat palsu.
  5. Mengidentifikasi ciri-ciri vaksin palsu (vaksin palsu lebih bening, vaksin palsu ada bekas congketan, barcode vaksin palsu lebih hitam)
  6. Menjalankan tugas dan bekerja sama dengan Apoteker serta tenaga kesehatan lainnya.

Surat ini ditandatangani oleh Ketua Umum, Dr Faiq Bahfen dan Sekretaris Jenderal,  Junaedi, M.Farm, Apt. Hingga berita ini diturunkan redaksi belum berhasil menghubungi Ketua Umum dan Sekjen PAFI terkait surat edaran ini.

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca :  WHO Berikan Persetujuan Darurat Vaksin Polio Baru Produksi Biofarma

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

FDA Hentikan Izin Darurat Antibodi Monoklonal Bamlanivimab untuk COVID-19 Penggunaan Sendiri

Majalah Farmasetika – Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) kemarin (16/4/2021) mencabut …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.