Gambar oleh fernando zhiminaicela dari Pixabay

WHO Paparkan 4 Cara Jitu Hentikan Pandemi COVID-19

Majalah Farmasetika – Direktur World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, memberikan 4 resep jitu untuk memutus penularan COVID-19 sekaligus mengakhiri pandemi dalam sebuah pernyataan (25/9/2020).

“WHO mendorong setiap negara untuk memprioritaskan 4 hal yang bekerja efektif dalam memerangi COVID-19, yakni mencegah acara berkerumun, memproteksi orang yang paling berisiko, mengedukasi komunitas untuk memproteksi dirinya dan orang lain, serta mencari, mengisolasi, merawat, mentracing, dan karantina kontak.” Ujar Tedros.

Tedros sempat juga mengatakan hal ini dalam media briefing pada 31 Agustus silam secara detilnya.

Pertama, cegah acara berkerumun. COVID-19 menyebar dengan sangat efisien di antara sekelompok orang.

Di banyak negara, WHO telah melihat wabah eksplosif terkait dengan pertemuan orang-orang di stadion, klub malam, tempat ibadah, dan kerumunan lainnya.

Mencegah acara yang menguatkan ini sangat penting, tetapi ada cara untuk mengadakan pertemuan dengan aman di beberapa tempat.

Keputusan tentang bagaimana dan kapan mengizinkan berkumpulnya orang-orang harus diambil dengan pendekatan berbasis risiko, dalam konteks lokal.

Negara atau komunitas yang mengalami penularan komunitas yang signifikan mungkin perlu menunda acara untuk waktu yang singkat untuk mengurangi penularan.

Di sisi lain, negara atau komunitas dengan kasus sporadis atau cluster kecil dapat menemukan cara kreatif untuk mengadakan acara sekaligus meminimalkan risiko.

Kedua, kurangi kematian dengan melindungi kelompok rentan, termasuk orang tua, mereka yang memiliki kondisi mendasar dan pekerja penting.

Negara-negara yang melakukan hal ini dengan baik mungkin dapat mengatasi tingkat penularan yang rendah saat mereka terbuka.

Dengan melindungi mereka yang paling berisiko, negara dapat menyelamatkan nyawa, mencegah orang menjadi sakit parah, dan menghilangkan tekanan dari sistem kesehatan mereka.

Ketiga, individu harus memainkan peran mereka dengan mengambil tindakan yang kita tahu berfungsi untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain – jauhi setidaknya satu meter dari orang lain, bersihkan tangan Anda secara teratur, praktikkan etika pernapasan, dan kenakan masker.

Baca :  Komplikasi Jantung Fatal, Uji Klorokuin untuk COVID-19 Dihentikan di Brasil

Hindari acara di ruang tertutup, tempat ramai dan pengaturan kontak dekat.

Dan keempat, pemerintah harus mengambil tindakan khusus untuk menemukan, mengisolasi, menguji dan merawat kasus, serta melacak dan mengkarantina kontak.

Untuk mendukung negara-negara dalam upaya mereka untuk membuka diri, WHO memiliki serangkaian pedoman berbasis bukti, yang dapat diterapkan dalam skenario penularan yang berbeda.

Baru-baru ini WHO telah menerbitkan panduan untuk hotel dan akomodasi lainnya, serta panduan untuk kapal kargo dan kapal penangkap ikan.

Ini semua adalah bagian dari komitmen WHO untuk mendukung setiap sektor agar dibuka kembali seaman mungkin.

Sumber : WHO Director-General’s opening remarks at the media briefing on COVID-19 – 31 August 2020 https://www.who.int/dg/speeches/detail/who-director-general-s-opening-remarks-at-the-media-briefing-on-covid-19—31-august-2020

Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

Farmasetika.com merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Tapatalk, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

5 Obat yang Sering Dikonsumsi Ini Bisa Merusak Hati

Majalah Farmasetika – Parasetamol, alupurinol, amoksilin-klavulanat, atorvastatin, dan valporate adalah beberapa obat yang berpotensi merusak …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.