WHO : Diabetes Bisa Menjadi Masalah Global Pada 2030 Jika Tidak Ditangani

farmasetika.com – Epidemi penyakit diabetes telah berkembang pesat, diabetes mempengaruhi 1 dari setiap 11 orang dewasa di seluruh dunia. Pada 2015, diperkirakan 5 juta orang meninggal akibat komplikasi yang berhubungan dengan diabetes, dengan lebih dari 80% kematian terjadi di negara-negara berkembang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksikan bahwa tanpa pencegahan dan pengendalian yang efektif, diabetes akan menjadi penyebab kematian ketujuh secara global pada tahun 2030.

Diabetes adalah penyakit yang bisa dikelola

Diabetes merupakan penyakit kronis yang mempengaruhi penggunaan hormon insulin dalam tubuh, hormon yang diproduksi di pankreas yang mengatur tingkat gula darah (glukosa), tiga jenis  utama diabetes memiliki: tipe 1 ditandai oleh kurang lengkapnya produksi insulin, tipe 2 hasil dari ketidakmampuan tubuh untuk secara efektif menggunakan insulin dan jenis ketiga adalah kehamilan, yang dapat terjadi selama kehamilan.

Gaya hidup sederhana seperti diet sehat dan olahraga teratur telah terbukti efektif mencegah atau menunda timbulnya diabetes tipe 2, yang menyumbang hingga 90% dari semua kasus.

Diabetes dapat diobati dengan manajemen yang efektif, termasuk secara reguler melakukan pemantauan diri dari kadar glukosa darah. Meningkatkan akses ke diagnosis dini, pemantauan diri, edukasi dan perawatan individual dapat sangat mengurangi risiko komplikasi jangka pendek dan panjang yang serius terkait dengan diabetes, seperti penyakit jantung, kebutaan, amputasi dan gagal ginjal, dan juga dapat mengurangi biaya perawatan pasien.

Roche luncurkan alat pemantau gula darah inovatif

Baru-baru ini Roche meluncurkan perangkat pemantauan glukosa darah yang lebih kecil, lebih cepat dan lebih canggih dari sebelumnya. Alat ukur dan pompa insulin secara interaktif dapat berkomunikasi satu sama lain melalui teknologi Bluetooth dengan terapi pompa uang muncul sebagai alternatif untuk beberapa suntikan setiap hari untuk beberapa pasien.

Baca :  Tes COVID-19 untuk Badai Sitokin Mendapat Persetujuan Darurat FDA

[Baca : Roche Luncurkan Generasi Terbaru Alat Monitoring Gula Darah Berteknologi Bluetooth]

Perangkat akan mengirimkan informasi data glukosa darah dari meteran ke smartphone, dan kemudian langsung ke penyedia layanan kesehatan melalui platform berbasis cloud, memberdayakan orang-orang dengan diabetes dan dokter mereka untuk mengatasi penyakitnya.

Dengan pemantauan diri yang rutin, orang dengan diabetes lebih memahami metabolisme gula darahnya dan kontrol glikemik, memiliki ketenangan pikiran dan mampu untuk mendapatkan kembali rasa kebebasan.

Sumber :

  1. http://www.roche.com/research_and_development/what_we_are_working_on/cardiovascular_and_metabolism/taking_on_the_global_rise_of_diabetes.htm
  2. International Diabetes Federation, IDF Diabetes Atlas, 7th edition, IDF, 2015. Last accessed March 2016 at www.diabetesatlas.org/
  3. World Health Organization, ‘Global Health Estimates: Deaths by Cause, Age, Sex and Country, 2000-2012’. Geneva, WHO, 2014. Last accessed March 2016 at www.who.int/healthinfo/global_burden_disease/en/.
  4. Mathers CD, Loncar D. (2006), ‘Projections of global mortality and burden of disease from 2002 to 2030’, PLoS Med, 3(11): e442.
  5. International Diabetes Federation, IDF Diabetes Atlas, 7th edition, IDF, 2015. Last accessed March 2016 at www.diabetesatlas.org/
Share this:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Studi Buktikan Mutasi Virus Corona Tak Sebabkan COVID-19 Lebih Parah Tapi Cepat Menular

Majalah Farmasetika – Sebuah studi besar menunjukkan bahwa varian virus korona baru yang mungkin lebih …

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.