Pfizer: Vaksin COVID Tahunan Lebih Disukai daripada Booster yang Sering

Majalah Farmasetika – CEO Pfizer Albert Bourla berkomentar bahwa vaksin COVID-19 tahunan akan lebih disukai daripada suntikan booster yang lebih sering dalam memerangi pandemi.

Kepala Pfizer telah menyatakan bahwa suntikan booster yang diberikan setiap lima bulan akan “tidak menjadi skenario yang baik,” dan bahwa ia mengharapkan vaksin yang diberikan “sekali setahun”.

Jumlah kematian global untuk COVID-19 telah mencapai lebih dari 5,5 juta, dengan kematian di AS terhitung lebih dari 866.000 di antaranya, menurut data dari Universitas John Hopkins. Dengan kasus global virus yang melonjak, beberapa negara telah memperluas program vaksin penguat COVID-19, sementara yang lain telah memperpendek jarak antar jab.

CDC telah menyatakan bahwa dosis ketiga dari vaksin mRNA adalah kunci untuk mengatasi Omicron, memberikan perlindungan 90% terhadap rawat inap.

CDC juga telah mengumumkan program “pivot” dalam bahasanya seputar vaksinasi untuk COVID-19, sehingga semua yang memenuhi syarat perlu menerima vaksinasi penguat mereka agar dianggap sepenuhnya up to date dengan vaksinasi.

Direktur Rochelle Walensky mengumumkan bahwa organisasi tersebut bekerja untuk “memutar bahasa, untuk memastikan bahwa setiap orang mengetahui vaksin COVID-19 mereka sebagaimana mereka secara pribadi, seharusnya, berdasarkan kapan mereka mendapatkan vaksin terakhir mereka.”

Walensky mengklarifikasi bahwa “jika Anda baru saja mendapatkan dosis kedua Anda, Anda tidak memenuhi syarat untuk booster, Anda up to date. Jika Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan booster dan Anda belum mendapatkannya, Anda tidak up-to-date dan Anda harus mendapatkan booster”

Bourla juga berbagi bahwa Pfizer dapat siap untuk mengajukan persetujuan untuk vaksin yang dirancang ulang yang menargetkan Omicron, yang memproduksinya secara massal, segera setelah Maret.

Di Eropa, varian Omicron telah memindahkan pandemi ke titik baru, kata direktur WHO Eropa Hans Kluge. “Masuk akal bahwa kawasan ini bergerak menuju semacam permainan akhir pandemi,” kata Kluge kepada AFP, menambahkan bahwa Omicron dapat menginfeksi 60% orang Eropa pada bulan Maret. Kematian terkait COVID mingguan di Inggris naik 3% pada hari Sabtu dibanding minggu sebelumnya.

Baca :  Efikasi 95-100%, BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin COVID-19 Pfizer

Sumber

Pfizer: Annual COVID shots preferable to frequent boosters http://www.pharmafile.com/news/604376/pfizer-annual-covid-shots-preferable-frequent-boosters

Share this:

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi majalah populer. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Ketum IAI : Kami Malu, 72% Antibiotik Masih Diberikan Tanpa Resep di Apotek

Majalah Farmasetika – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (Ketum PP IAI), apt. Noffendri …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.