Gambar Jenis Cabai yang dikonsumsi masyarakat Indonesia (IJPST, Vol 9, No. 2, 2022)

3 Varian Cabe Ini Bisa Cegah Obesitas

Majalah Farmasetika – Konsumsi makanan pedas yang mengandung kapsaikin. Ternyata dapat menurunkan prevalensi obesitas. Penelitian yang diberikan. Kapsaikin 0,015 % pada tikus yang gemuk atau tinggi lemak selama 10 minggu dapat menurunkan glukosa puasa, insulin, konsentrasi leptin, dan peningkatan adiponektin di jaringan adiposa.

Kapsaikin biasanya terkandung dalam cabe-cabean, semakin pedas cabe makin besar kandungan kapsaikinnya. Penelitian yang dilakukan Siska dan Bairoh  baru-baru ini mengamati pengaruh konsumsi cabe terhadap tikus denganesktrak cabe  dosis 0,5 kg/BB. Hasilnya,  terdapat penurunan berat badan, kadar LDL, peningkatan kadar HDL (p<0.05), penurunan kadar kolesterol total dan trigliserida. Hal ini menunjukkan ekstrak cabai memiliki potensi sebagai antiobesitas dengan parameter pengukuran profil lipid dan berat badan namun perlu penyesuai dosis dan waktu pemberian ekstrak.

Penelitian Sika dan Bairoh yang diterbitkan di Jurnal IJPST pada Volume 9 Isu 2 dilatarbelakangi bahwa tingginya konsumsi cabai pada masyarakat Indonesia dan adanya aktivitas anti obesitas oleh capsaicin pada cabai dengan dosis yang tepat konsumsinya sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai dosis cabai yang digunakan sebagian besar masyarakat indonesia dan aktivitas anti obesitas nya yang dilihat dari profil lipid serumnya.

Cabai yang diujikan ada 3 varian yang sering dikonsumsi sebagai bumbu penyedap pada makanan kuliner Indionesia yakni (1) Cabai hijau (Capsicum annuum L), (2) cabai merah (Capsicum annuum L), dan (3) cabai rawit (Capsicum frutescens.

Ekstrak cabai memiliki potensi sebagai antiobesitas dilihat dari hasil pengukuran berat badan

yang lebih rendah, kadar LDL yang lebih rendah, dan kadar HDL yang lebih tinggi pada kelompok tikus yang diberi makan tinggi lemak yang diberi ekstrak cabai dibandingkan dengan kelompok yang hanya diberi makanan tinggi lemak.

Baca :  Website Farmasetika Berkolaborasi dengan Jurnal Ilmiah IJPST

Sumber: http://jurnal.unpad.ac.id/ijpst/article/view/35928/17781

Share this:

About farmasetika.com

Farmasetika.com (ISSN : 2528-0031) merupakan situs yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis dalam bentuk Majalah Farmasetika. Di situs ini merupakan edisi reguler. Sign Up untuk bergabung di komunitas farmasetika.com. Download aplikasi Android Majalah Farmasetika, Caping, atau Baca di smartphone, Ikuti twitter, instagram dan facebook kami. Terimakasih telah ikut bersama memajukan bidang farmasi di Indonesia.

Check Also

Curhat PP IAI ke DPR: Polisi Sering Datang ke Apotek!

Majalah Farmasetika – Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), Noffendri, memaparkan pandangan IAI …

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.