Recent Posts

Keri Lestari, Apoteker Pertama yang Menjadi Calon Rektor Unpad

Farmasetika.com – Majelis Wali Amanat Universitas Padjadjaran (Unpad) pada 28 Agustus 2019 telah menyeleksi dan memverifikasi pendaftar Bakal Calon Rektor Unpad 2019-2024. Sebanyak sembilan nama dinyatakan memenuhi kelengkapan, kesesuaian, dan keabsahan persyaratan administrasi sesuai dengan peraturan MWA Nomor 1 tahun 2019 tentang Tata Cara Pemilihan, Penetapan, dan Pelantikan Rektor Universitas …

Read More »

BPOM : Sterilisasi Komersial Sulap Produk Gudeg dan Rendang Tahan 2 Tahun

Farmasetika.com – Sterilisasi komersial menjadi solusi untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan seperti gudeg dan rendang yang bisa mengawetkan makanan hinga tahunan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menginisiasi pertemuan pakar, pemerintah dan pemerintah daerah, serta praktisi yang membina UMKM Pangan yang produknya diproses dengan …

Read More »

BPOM Dukung Aksi Kosmetik Bebas Merkuri Tahun 2020

Kosmetik

Farmasetika.com – Fakta dilapangan selama tahun 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menemukan 126 miliar rupiah kosmetik ilegal dengan 230 produk kosmetik mengandung merkuri. Sebagai bentuk dukungan dan partisipasi terhadap implementasi Undang-Undang No. 11 Tahun 2017 tentang Pengesahan Minamata Convention on Mercury (Konvensi Minamata Mengenai Merkuri) dan Peraturan …

Read More »

Upadacitinib, Pilihan Baru Pengobatan Rheumatoid Arthritis

Farmasetika.com – Foon and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat telah menyetujui upadacitinib (Rinvoq) 15 mg dari AbbVie, penghambat Janus kinase (JAK) dengan rute administrasi oral sekali sehari, untuk pengobatan orang dewasa dengan rheumatoid arthritis (RA) aktif sedang hingga berat yang memiliki respons tidak memadai atau intoleransi terhadap metotreksat (MTX-IR). Terapi …

Read More »

Cara Konseling Apoteker Untuk Pasien HIV di Negara Maju

Human immunodeficiency virus (HIV) adalah retrovirus RNA beruntai tunggal yang bila tidak diobati, memiliki efek berbahaya terhadap sistem kekebalan tubuh, khususnya sel T-limfosit CD4. Infeksi yang berkepanjangan dan pengurangan jumlah CD4 seseorang di bawah 200 sel per milimeter kubik, didefinisikan sebagai sindrom imunodefisiensi yang didapat (AIDS), dapat menyebabkan penekanan kekebalan …

Read More »
Skip to toolbar