Majalah Farmasetika – Edisi – Maret 2016

Artikel Pilihan di Bulan Maret 2016

wadah obatuji klinikviagracdc get smartpatch transdermalijpstbpomnaloksonloratadin

Editorial

Halo farmasetikers!

Selamat datang di majalah farmasetika yang berisi informasi farmasi terkini berbasis ilmiah dan praktis. Majalah farmasetika berkonsep online yang dibuat user friendly agar dekat dengan pembaca setia farmasetika.com.

Setiap edisinya merupakan rangkuman artikel di farmasetika.com terbaik yang telah diterbitkan secara online. Edisi Maret 2016 ini merupakan terbitan pertama dari e-farmasetika.

Topik atau kategori artikel e-farmasetika dibagi sesuai menu yang ada di farmasetika.com, yakni berita dan editorial, sediaan farmasi, dispensing, R&D, farmasi industri, dan regulasi. Selain itu, hadir pula agenda atau event, lowongan pekerjaan, dan forum.

Dibagian editorial, bulan Maret ini merupakan bulannya kerjasama dengan para rekanan, seperti farmakoterapi.com terkait kerjasama konsultasi obat, Indonesian Journal of Pharmaceutical Technology and Sciences sebagai ofisial dari jurnal ilmiah farmasetika.com, serta aplikasi mobile caping dan tapatalk.

Topik dispensing diisi beberapa artikel yang layak untuk dibaca, yakni beberapa edukasi seperti  "Butuh Ratusan Tahun Hingga Obat Hemofilia Hadir di Pasaran", "6 Fakta Tentang Penggunaan Antibiotik yang Wajib Diketahui", dan "Dokter di New York Mulai Mencoba Resepkan Obat Secara Digital".

Dibagian sediaan farmasi, "Obat Generik Viagra Disetujui FDA dan Akan Rilis Pada 2017", "Ini Sistem Penghantaran Obat Terbaru dari 3 Perusahaan Besar Farmasi Dunia", dan "Obat Baru Anti Nyeri Mengandung Morfin Sulfat Mulai Diperiksa FDA".

Begitupula di bagian R&D banyak artikel menarik yang wajib untuk dibaca seperti "Uji Klinik Vaksin Kanker Fase 3 Gagal, Celldex Hentikan Uji Berikutnya" dan "Bioelektronik, Konsep Pengobatan Masa Depan yang Dikembangkan GSK".

Sedangkan untuk farmasi industri dan regulasi menampilkan "Alasan Mengapa Plastik Banyak digunakan Dalam Wadah Kemasan Obat" dan "FDA menyetujui IMBRUVICA untuk Pengobatan Utama Leukemia Limfositik Kronis".

Semoga bermanfaat!

Pimpinan redaksi,
Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt